News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Super League

Persib di Ambang Juara, Umuh Muchtar Ingatkan Pemain Ada Tanda Bahaya

Penulis: Abdul Majid
Editor: Acos Abdul Qodir
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PERINGATAN UMUH MUCHTAR — Komisaris Utama Persib, Zainuri Hasyim, bersama Manajer Umuh Muchtar memberikan arahan krusial saat meninjau latihan tim di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 29 Desember 2021. Umuh memberikan peringatan keras kepada skuad Maung Bandung untuk tetap waspada dan tidak lengah menjelang laga final penentuan gelar juara Super League 2025/2026.

Ringkasan Berita:

  • Skuad Maung Bandung bersiap lakoni laga penentu di kandang demi amankan trofi tertinggi musim ini.
  • Manajer tim layangkan peringatan keras agar seluruh barisan pemain tidak merayakan kemenangan terlalu dini.
  • Manajemen mulai matangkan cetak biru rute pesta konvoi rakyat di pusat kota jika rekor sejarah pecah.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, meminta seluruh jajaran pemain untuk menahan euforia dan tetap fokus menjelang laga pamungkas Super League 2025/2026 kontra Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026).

Pertandingan tersebut menjadi momen krusial bagi Maung Bandung untuk mengunci gelar juara musim ini.

Persib yang saat ini kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 78 poin hanya membutuhkan hasil minimal imbang untuk mengamankan trofi dari kejaran Borneo FC.

Jika berhasil memetik poin di laga terakhir ini, Persib akan mencetak sejarah baru sebagai klub sepak bola Indonesia pertama yang mampu meraih tiga gelar juara liga secara berturut-turut.

Meski peluang juara di atas kertas sudah mencapai 99 persen, Umuh Muchtar mengingatkan anak asuhnya bahwa kelengahan sekecil apa pun di laga pamungkas dapat berakibat fatal bagi nasib tim.

"Saya juga bilang sama para pemain semua, jangan dulu euforia, karena kita belum selesai. Walaupun ini sudah 99 persen, karena kami masih ada tanda bahaya. Tanda bahayanya kalau kami kalah itu sangat fatal," tegas Umuh kepada awak media.

Baca juga: Pelatih Borneo FC Berharap Mukjizat Persijap Jegal Persib

Target Menang di Hadapan Bobotoh

Umuh menegaskan bahwa timnya tidak boleh sekadar mengincar hasil imbang aman.

Skuad besutan Bojan Hodak tersebut diwajibkan menampilkan permainan menyerang dan menghibur sebagai bentuk apresiasi atas dukungan militan para suporter, Bobotoh.

“Kalau seri sudah tidak ada masalah, tapi saya tidak mengharapkan juga draw (hasil imbang). Tetap anak-anak harus memberikan permainan yang luar biasa dan enak ditonton sama Bobotoh,” tambah tokoh sepak bola Jawa Barat tersebut.

Atmosfer pesta juara saat ini memang mulai menyelimuti seantero Kota Bandung seiring kian dekatnya trofi liga ke tanah Pasundan.

Baca juga: Hidup Matinya Persis Solo di Super League, 3 Poin yang Tak Bisa Ditawar di Manahan

Rencana Konvoi Juara di Jantung Kota

Kendati meminta tim menahan diri di lapangan, Umuh tidak menampik bahwa pihak manajemen telah menyiapkan skenario awal untuk merayakan keberhasilan bersejarah ini bersama masyarakat luas.

Jika kepastian gelar juara sudah terkunci pada Sabtu malam, acara konvoi kemenangan rencananya akan langsung digelar keesokan harinya, yakni pada Minggu (24/5/2026).

Rencana perayaan massal ini dijadwalkan menyisir area historis di jantung kota.

“Karena anak-anak pemain juga besoknya langsung pulang, jadi rencananya dikumpulkan di Braga, Asia Afrika, di Gedung Merdeka, itu rencana,” pungkas Umuh terkait proyeksi titik kumpul perayaan pesta juara.

 
Fokus penuh pada detik-detik akhir kompetisi menjadi kunci utama bagi Persib Bandung untuk menyempurnakan dominasi mereka di panggung sepak bola nasional sekaligus mengukir rekor abadi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini