"Tentang Dony, sekali lagi Dony sedang dalam perkembangan luar biasa, dia adalah pemain yang masih muda," ungkap John Herdman dalam sesi konferensi pers.
"Setiap kali dia mendapatkan kesempatan tampil, dia masuk ke pertandingan dengan mentalitas ingin memberikan perbedaan."
"Saya terus berbicara tentang profil, saya sangat jelas tentang seperti profil beberapa posisi bermain, seperti bek sayap, penyerang bayangan, wing back dan bek tengah hibrida."
"Kami belajar banyak tentang Dony Tri setiap kali dia bermain. Apakah itu di bek sayap kiri, bek sayap kanan, dia menunjukkan fleksibilitas untuk beroperasi di kedua sisi lapangan yang menurut saya sangat menarik," paparnya.
Perhatian Herdman juga tertuju kepada satu pemain serba bisa lainnya.
Pemain tersebut adalah Kevin Diks Bakarbessy.
Pemain yang kini membela tim Borussia Monchengladbach ini juga bisa bermain di beberapa posisi.
Sebagaimana yang terjadi kepada Kevin Diks di pertandingan melawan Oman.
Ia dimainkan lebih melebar, ke posisi bek sayap kanan.
Padahal biasanya Diks bermain sebagai bek kanan atau bahkan bek tengah.
Namun kemampuan olah bolanya yang ciamik membuatnya tak kesulitan memikul kewajiban tersebut.
Herdman mengakui bahwa Diks jarang dimainkan sebagai wing back saat berada di Eropa.
Namun lain cerita saat dirinya pentas di tingkat Asia.
Diks, di matanya, bisa menjadi salah satu pemain bek sayap terbaik di Asia.
"Kevin adalah salah satu pemain serba bisa yang dapat bermain di bek tengah dan bak sayap," kata Herdman.
Baca tanpa iklan