TRIBUNNEWS.COM - Barangkali tak ada yang meragukan kuatnya karakter Marcelo Bielsa saat menjabat sebagai pelatih tim manapun.
Ia tak akan takut menyuarakan pendapatnya meski hal itu dipandang tidak populer atau bertentangan dengan arus.
Hal itu pula yang Bielsa lakukan kala mengikuti ajang Piala Dunia 2026 kali ini.
"Ngomongin Uruguay tak bisa lepas dari sosok Marcelo Bielsa," kata Gigih, seorang football enthusiast, dalam podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
"Sebenarnya tekanan kepada Bielsa itu sudah ada, terutama sejak Uruguay kalah dari Amerika Serikat saat laga uji coba."
"Namun ia menolak mundur dan akan merampungkan tugasnya hingga Piala Dunia berakhir," paparnya.
Sikap dan pendirian tegas dari Bielsa ini juga terpancar saat dirinya sudah menginjakkan kaki di Piala Dunia 2026.
Baca juga: Spanyol Mandul Lawan Debutan Piala Dunia 2026, Tanjung Verde Tunjukkan Kedisiplinan
Perlu diketahui, Bielsa berulang kali menyatakan dirinya tidak suka dengan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat.
Ia menyiratkan terlalu banyak intrik sosial dan politik yang menyertai ajang sepak bola paling dinanti sejagad raya ini.
Untuk itu, pelatih berdarah Argentina ini memiliki cara untuk mengekspresikan ketidaksukaannya.
Salah satunya adalah via video perkenalan para pemain dan pelatih yang biasa ditampilkan di layar besar di dalam stadion.
Biasanya, para pemain dan pelatih akan membuat beragam ekspresi atau gelagat dalam video tersebut.
Namun berbeda dengan Bielsa, ia memilih terus menundukkan kepala sembari tak berkata sepatah kata pun.
Ia terus menunduk hingga video perkenalan dirinya berakhir.
Baca tanpa iklan