TRIBUNNEWS.COM - Nama Mikel Oyarzabal mendadak menjadi sorotan setelah mencatatkan rekor yang tidak diinginkan saat Timnas Spanyol ditahan imbang 0-0 oleh Tanjung Verde pada laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026, Selasa (16/6/2026) dini hari WIB.
Penyerang berusia 29 tahun itu tercatat sebagai pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang bermain selama 30 menit pertama tanpa sekalipun menyentuh bola alias AFK.
AFK adalah singkatan dari Away From Keyboard. Dalam dunia game dan komunikasi online, istilah ini digunakan untuk memberitahu orang lain bahwa seorang pemain sedang tidak berada di depan perangkat dan tidak melakukan pergerakan apapun.
Gegara hasil imbang tersebut, Timnas Spanyol jelas perlu was-was.
Padahal Spanyol difavoritkan menjadi juara Piala Dunia 2026. Menurut data Opta Analyst, mereka menjadi teratas dengan persentase 15,46 persen.
Gigih (Football Enthusiast) dan Arizqi Romadhoni (Ketua Juventus Club Indonesia Chapter Banten) juga sependapat bahwa Spanyol menjadi salah satu tim favorit.
Menurut Arizqi Romadhoni, Spanyol dipredikis lolos mudah dari Grup H bersama Uruguay.
"Kemungkinan besar Spanyol akan lolos bersama Uruguay," kata Arizqi Romadhoni, dalam podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
Sementara itu, catatan Oyarzabal menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola karena berbanding terbalik dengan reputasinya sebagai salah satu penyerang paling produktif Spanyol dalam beberapa tahun terakhir.
Meski tampil melempem pada laga pembuka, Oyarzabal sejatinya datang ke Piala Dunia 2026 dengan modal yang sangat meyakinkan.
Ia menjadi salah satu andalan pelatih Luis de la Fuente setelah menunjukkan peningkatan performa signifikan bersama Timnas Spanyol.
Baca juga: Iran Langsung Diusir dari AS usai Imbangi Selandia Baru, Amir Ghalenoei: Kami Tim Paling Tertindas
Karier internasional Oyarzabal mengalami lonjakan sejak Maret 2025. Sebelum laga perempat final UEFA Nations League melawan Belanda, ia baru mengoleksi 13 gol dari 42 pertandingan bersama La Roja.
Namun dalam kurun waktu sekitar satu tahun, produktivitasnya meningkat drastis. Oyarzabal berhasil mencetak 12 gol tambahan hanya dalam 10 pertandingan sehingga total koleksi golnya kini mencapai 25 gol dari 54 penampilan internasional.
Catatan tersebut membuat pemain kelahiran Eibar, Spanyol, masuk ke jajaran 10 besar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Spanyol.
Saat ini ia menempati posisi kesembilan dan mulai mendekati sejumlah legenda La Roja seperti Emilio ButragueƱo (26 gol), Fernando Morientes (27 gol), dan Fernando Hierro (27 gol).
Baca tanpa iklan