News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Selebrasi Lokal

Rahasia Hattrick Messi di Piala Dunia 2026, Inter Miami Ternyata Punya Peran Besar

Penulis: Niken Thalia
Editor: Drajat Sugiri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BENDERA TIMNAS ARGENTINA - Ilustrasi bendera Timnas Argentina di Piala Dunia 2026. Efek 3 tahun di Inter Miami bikin Messi tidak memakan waktu lama untuk beradaptasi di Piala Dunia 2026. (Grafis Tribunnews).

TRIBUNNEWS.COM - Lionel Messi langsung menggebrak Piala Dunia 2026 lewat hattrick yang membawa Argentina menundukkan Aljazair 3-0 pada laga pertama Grup J, Rabu (17/6/2026).

Di tengah banyak tim besar yang justru kesulitan pada pertandingan perdana, Messi tampil seolah sedang melanjutkan rutinitas yang sudah dijalaninya selama beberapa tahun terakhir.

Keputusan Messi melanjutkan karier bersama Inter Miami sejak 2023 diyakini membuatnya lebih siap menghadapi Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Utara.

Selama tiga tahun terakhir, ia sudah terbiasa dengan cuaca panas, kelembapan tinggi, perjalanan domestik jarak jauh, hingga kultur sepak bola Amerika Serikat.

Menurut Dosen Fakultas Keolahragaan Universitas Sebelas Maret (UNS), Rumi Iqbal Doewes, faktor iklim memang memiliki pengaruh besar terhadap kondisi fisik maupun psikis seorang atlet.

"Tantangan tergantung kepada iklim di tempat dimana pertandingan dilaksanakan, karena letak geografisnya berbeda-beda. Bagi atlet sepak bola tergantung pada individunya terutama dalam sistem saraf pengatur temperatur tubuh dan metabolisme tubuhnya, artinya bahwa cuaca ini sangat mempengaruhi kemampuan fisik dan psikis oleh sebab itu perlu adaptasi," kata Rumi Iqbal Doewes kepada Tribunnews, 12 Juni 2026.

lihat foto BERPOSE - Dosen Fakultas Keolahragaan Universitas Sebelas Maret (UNS), Rumi Iqbal Doewes, menyoroti soal cuaca panas di Piala Dunia 2026, Jumat (12/6/2026)

Ucapan tersebut seolah menggambarkan keuntungan yang dimiliki Messi dibanding sebagian pemain lain yang datang dari Eropa, Afrika, maupun Asia.

Jika banyak pemain masih harus menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, Messi justru telah lebih dahulu hidup dengan ritme tersebut sejak tiga tahun terakhir.

Terbiasa dengan Panas dan Kelembapan Amerika

Meski Kansas City dan Arlington yang menjadi venue Argentina pada fase grup Piala Dunia 2026 berbeda secara geografis dengan Miami, kondisi yang dihadapi Messi tidak sepenuhnya asing.

Selama membela Inter Miami, peraih delapan Ballon d'Or itu telah terbiasa bermain dalam cuaca panas dan kelembapan tinggi yang  tidak jauh berbeda dengan kondisi yang ditemui di Kansas City maupun Arlington.

Selain itu, Messi juga sudah akrab dengan perjalanan lintas negara bagian yang menjadi bagian dari kompetisi Major League Soccer (MLS). Situasi tersebut membuat tubuhnya tidak lagi memerlukan proses adaptasi yang panjang.

Baca juga: Sepatu Anomali Lionel Messi saat Argentina Gunduli Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026

Hal tersebut turut diperkuat oleh Journal of Sports Sciences yang diterbitkan Taylor & Francis dari Inggris menyebutkan bahwa performa atlet dapat mengalami penurunan selama tubuh masih berada dalam masa penyesuaian terhadap zona waktu baru.

Artinya, pemain-pemain yang datang dari Eropa masih harus beradaptasi dengan waktu tidur, pola makan, jam latihan, hingga ritme tubuh yang berbeda.

Sementara, Messi sudah menjalani pola kehidupan tersebut sejak bergabung dengan Inter Miami pada 2023.

Detail Kecil Bisa Jadi Penentu

GOAL juga pernah mengulas bahwa pengalaman Messi bermain di Amerika Serikat dapat menjadi keuntungan tersendiri pada Piala Dunia 2026.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini