Menurut media tersebut, Messi sudah mengenal lapangan-lapangan di Amerika Serikat, rumput yang cepat, malam yang lembap, stadion yang nyaman, hingga atmosfer penonton yang antusias.
Ia juga sudah memahami perjalanan antarkota, jarak antarvenue, jadwal pertandingan, serta mengetahui bagaimana tubuhnya bereaksi dalam kondisi tersebut.
Faktor-faktor semacam itu dinilai dapat menjadi penentu, terlebih mengingat Messi akan berusia 39 tahun selama Piala Dunia 2026 berlangsung.
Keputusan Messi hijrah ke Inter Miami setelah menuntaskan segalanya di Eropa justru menjadi evolusi alami sang pemain untuk tetap menikmati sepak bola tanpa tekanan sebesar yang ia rasakan sebelumnya.
Kini, tiga tahun setelah memilih Inter Miami sebagai rumah barunya, keputusan itu tampaknya memberikan keuntungan.
Saat banyak pemain masih berusaha beradaptasi dengan kerasnya Piala Dunia 2026 di Amerika Utara, Messi justru seperti hanya melanjutkan kesehariannya.
Dan dari rutinitas yang sudah begitu akrab itu, lahirlah hattrick yang mengawali perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026 dengan sempurna.
(Tribunnews.com/Niken)
Baca tanpa iklan