TRIBUNNEWS.COM - Hasil imbang 1-1 dari pertandingan antara Portugal melawan Republik Demokratik Kongo pada Kamis (18/6/2026) di NRG Stadium, mendapatkan tanggapan berbeda dari kedua kubu.
Portugal pastinya kecewa lantaran tak bisa membawa tiga poin dari pertandingan perdana di Grup K ini.
Sedangkan bagi Republik Demokratik Kongo, mencuri satu poin dari Portugal jelas bukan perkara mudah.
Perbedaan besar kualitas pemain di atas kertas membuat misi itu sempat terlihat mustahil.
Namun sebenarnya RD Kongo tetaplah sebuah tim kuda hitam yang bisa menimbulkan kejutan bagi lawan-lawannya.
"Untuk Republik Demokratik Kongo ini banyak dihuni pemain yang kita kenal, kalau bermain FPL (Fantasy Premier League) pasti sering menjumpai pemain-pemain tersebut," ungkap Arizki Romadhoni, Ketua Juventini Chapter Banten, dalam podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
"Saya pribadi menantikan kejutan seperti apa yang bisa dihadirkan tim ini di Piala Dunia nanti," lanjutnya.
Baca juga: Hasil Klasemen Piala Dunia 2026 Grup L: Rekor dalam Kemenangan Ghana, Inggris 3 Poin di Puncak
Ternyata RD Kongo tetap puas dengan hasil imbang yang mereka dapatkan atas Portugal.
Bahkan bisa dibilang mereka senang dengan hasil tersebut.
Sang pencetak gol RD Kongo, Yoane Wissa, mengungkapkan perasannya setelah membuat pencapaian luar biasa ini.
"Saya sangat emosional, ini adalah hasil yang benar-benar di luar nalar," kata Wissa dikutip dari Caze TV.
"Saya sangat senang untuk rekan-rekan setim, staf, dan keluarga saya sendiri," paparnya.
Ia sedikit memberikan konteks tentang apa yang sedang terjadi di negaranya.
RD Kongo sedang mengalami perang yang memecah bangsa.
Baca tanpa iklan