TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - AMPlified Digital Media Production merilis aplikasi LABBAIK V.2.0 yang akan memberikan kemudahan bagi jemaah haji maupun umroh di Makkah dan Madinah. Labbaik tersedia untuk perangkat Android dengan versi 4.0 ke atas dan dapat diunduh melalui Google Play secara gratis.
Sedangkan versi 2.0 untuk iOS segera menyusul dalam waktu dekat karena saat ini masih dalam tahap review oleh Apple. Seluruh fitur dalam aplikasi Labbaik secara gratis sampai tanggal 30 September 2015.
LABBAIK V.2.0 merupakan aplikasi apps berisi doa-doa yang akan memudahkan jemaah menjalankan ibadah dibandingkan harus membawa buku ataupun pemandu elektronik saat haji di tengah jutaan umat muslim lainnya.
Selama ini jemaah harus membolak-balik halaman buku panduan doa atau berusaha mendengarkan suara muthawif yang tenggelam dalam keriuhan jamaah sehingga kurang bisa khusuk.
Managing Direktur Labbaik, Mala Widianto menyatakan, aplikasi merupakan jawaban atas problem selama ini, yakni banyaknya jamaah haji dan umroh menyulitkan dalam mengikuti pembimbing doa saat umroh atau haji.
"Apliklasi ini akan mengantikan buku doa yang biasanya diberikan satu paket umroh atau haji. Biasanya bukunya di kalungkan atau dipegang. Terkadang sulit saat mencari doa yang dipanjatkan. Apalagi buku bisa hilang kan menjadi susah," katanya di Jakarta belum lama ini.
Memang ada elektronik guide yang wujudnya audio yang didengarkan. Namun karena besar dianggap tidak praktis, apalagi harus dipegang repot apalagi ramai jamaah dan harganya mahal.
"Labbaik memuat seluruh doa umroh dan haji, mulai dari niat, tawaf, sa'i, hingga doa ziarah dalam bentuk audio yang dilengkapi pula dengan teks Al-Quran, transliterasi dan translasi," katanya.
Aplikasi ini menyediakan apa yang ada di buku-buku umroh dan haji. Juga menyediakan audio dengan memasukkan elektronik audio guide. Tentunya tersedia dalam harga yang terjangkau.
Tidak hanya bisa digunakan saat umroh, aplikasi ini bisa digunakan dimanasik haji untuk belajar membiasakan saat di tanah suci nanti. Bisa juga dihafalkan di rumah agar doanya lebih khusuk.
Salah seorang user Labbaik, Nadya mengatakan, aplikasi ini cukup membantu dalam melaksanakan ibadah umroh. "Aksesnya gampang dan sangat membantu saat berdoa di tengah lautan manusia seperti itu," katanya.
LABBAIK V.2.0 sendiri tersedia di dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Saat ini Indonesia, Pakistan dan Arab Saudi menjadi pengguna terbanyak. Versi ini lanjutan dari Labbaik V.1.0 yang diluncurkan pada bulan Februari 2014.
Versi pertama telah membantu hampir ratusan ribu jemaah haji dan umrah, dan menjadi aplikasi favorit saat berada di Tanah Suci. Labbaik V.2.0 kini melengkapi dirinya dengan fitur yang semakin mendukung jalannya ibadah haji dan umroh.
Dadi Pribadi, Human Interfaction Designer at AMPlified Digital Media Production mengatakan, perubahaan fitur lainnya, yang diperbahui adalah user interface dengan warna yang lebih fresh dan simpel dibandingkan versi yang lama.
Simpelnya diantaranya list doa bisa langsung swipe kiri untuk doa tawaf balik lagi ke doa baru ke sa'inya.
Terbaru untuk user lebih gampang membaca doa karena bisa di zoom diperbesar sehingga memudahkan jamaah yang lanjut usia .
Juga kontra smooth atau perubahaan warna latarbelakang putih tulisan hitam dan sebaliknya. "Kita bisa membalik warnanya sehingga memberikan kenyamanan penggunanya misalnya saat kurang cahaya," katanya.
Baca tanpa iklan