Hal tersebut merupakan tuntutan kelas proletariat serta demi perdamaian universal.
Kongres itu menjadikan hari tersebut wajib bagi organisasi proletar dari semua negara agar berhenti bekerja pada 1 Mei, dimanapun mereka berada.
Hari Buruh telah menjadi titik pusat protes oleh berbagai kelompok sosialis dan komunis, serta merupakan hari libur penting di negara-negara komunis seperti Cina, Korea Utara, Kuba, juga negara-negara bekas Uni Soviet.
Sementara di India, Hari Buruh diperingati sebagai 'Antarrashtriya Shramik Diwas', dan menjadi agenda penting di negara-negara seperti Bengal Barat.
Baca tanpa iklan