Saat hari H peluncuran, tiket menonton langsung Satelit Nusantara Satu rupanya sudah ludes terjual.
"Datang lebih awal dan bersiap untuk peningkatan kehadiran dan lalu lintas pada hari peluncuran. Lokasi menonton dan tempat duduk yang tersedia bagi pertama datang, pertama dilayani," tulis situs tersebut.
Baca: Satelit Nusantara Satu Bakal Bantu Pemerintah Sebarluaskan Internet ke Pelosok
Akses Internet Meluas
Dilansir dari situs psn.co.id, sejak tiga tahun lalu, Satelit Nusantara Satu dikembangkan oleh PT Pasifik Satelit Nusantara.
Saat awal pengembangannya, Satelit Nusantara Satu bernama Satelit PSN VI.
Hebatnya, Satelit Nusantara Satu ini menjadi satelit yang pertama menggunakan teknologi high throuhgput satellite (HTS).
Teknologi HTS disebut-sebut punya keunggulan dalam mendukung layanan internet, di mana koneksinya bakal lebih cepat dibanding satelit konvensional milik Indonesia.
Satelit Nusantara Satu ini, bahkan bisa mendukung koneksi internet secepat 15 Gbps atau 15 Gigabyte per detik.
Selain itu, hadirnya Satelit Nusantara Satu disebut bisa menjangkau wilayah yang sulit terjangkau selama ini di Indonesia.
Pasalnya, teknologi HTS Satelit Nusantara Satu memang punya kapasitas bandwidth yang lebih besar untuk memberikan layanan akses broadband ke seluruh wilayah Indonesia.
Baca: Hari Ini Diluncurkan, Satelit Bar PSN Butuh 2 Minggu untuk Mencapai Slot Orbit
Disebut Bisa Mendorong Percepatan Ekonomi
Ketua Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI) Hendra Gunawan mengatakan, dengan adanya Satelit Nusantara Satu ini, warga di berbagai pelosok daerah akan mendapatkan kemudahan akses teknologi informasi.
Lantaran kualitas dan jangkauannya ke seluruh wilayah Indonesia, Satelit Nusantara Satu disebut dapat mendukung percepatan ekonomi di daerah-daerah.
"Kehadiran Nusantara Satu dapat mengatasi kesenjangan akses internet di berbagai pelosok Indonesia. Dengan peran internet yang semakin besar bagi perekonomian, satelit ini akan mampu memberikan nilai lebih bagi aktivitas ekonomi masyarakat," ujar Hendra Gunawan, Ketua Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI) di Jakarta, dikutip TribunJabar.id dari Tribunnews.com.