News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penolakan Apple yang Emoh Buka Enkripsi iPhone Sukses Bikin Donald Trump Kesal

Editor: Fajar Anjungroso
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Iphone 11 Pro Max

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS), menumpahkan kekesalannya kepada Apple melalui cuitan di akun Twitter miliknya.

Mengutip dari Business Insider pada Senin (20/1/2020), kekesalan terhadap Apple ini diketahui, perusahan yang yang didirikan Steve Jobs menolak membantu FBI.

Apple menolak membuka dua iPhone yang digunakan pria bersenjata di Pangkalan Angaktan Laut AS di Pensacola, Florida pada Desember 2019.

Dalam cuitan di Twitter miliknya, Trump mengatakan dirinya selalu membantu Apple soal perdagangan dan banyak isu lainnya.

Baca: Update Daftar Harga iPhone Terbaru Januari 2020, iPhone 11 Rp 16 Jutaan dan Xs Max mulai Rp 16 Juta

"Tetapi mereka menolak pemerintah untuk membuka iPhone yang digunakan pembunuh, pengedar narkoba dan pelaku kriminal lainnya," ucap Trump dikutip dari Business Insider.

Ia menegaskan, seharusnya Apple berpartisipasi dalam memerangi kejahatan di AS, salah satunya soal perdagangan.

Selain itu, Pemerintah AS selama ini memberikan pengecualian untuk tarif barang-barang Apple yang impor dari China.

Tetapi, Apple membantah tuduhan Trump yang menyebutkan perusahan itu tidak membantu FBI dalam melakukan investigasi.

Apple mengklai sudah memberikan data yang dimaksudkan oleh FBI, mulai dari informasi akun, backup iCloud dan data transaksi yang bersangkutan dengan perangkat tersebut.

Apple memang memberikan data yang diperlukan oleh FBI untuk melakukan investigaasi, tetapi Apple menolak untuk menciptakan backdoor enskripsi, karena takut digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Kami tegaskan, tidak ada yang namanya backdoor untuk orang baik-baik. backdoor dapat di eksploitasi untuk mengancam keamanan nasional dan keamanan data pelanggan," ucap Apple.

Pernyataan Apple ini yang membuat Trump geram dan terjebak dalam masalah. Apple sendiri tidak memberikan enskripsi ini, dengan dalih melindungi privasi konsumennya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini