Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Google mewisuda 219 lulusan Program Bangkit tahap pertama yang bertujuan menciptakan tenaga teknis dengan kemampuan di bidang machine learning.
“Selama bertahun-tahun, kami mendengar cerita dari para partner tentang sulitnya mencari dan merekrut SDM teknis yang bermutu, termasuk mereka yang memiliki kemampuan machine learning dan keterampilan non-teknis," ujar Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf dalam webinar, Rabu (9/9/2020).
Google bekerja sama dengan beberapa perusahaan startup unicorn di Indonesia seperti Gojek, Traveloka, dan Tokopedia bertindak sebagai mentor pelatihan.
Selama enam bulan, di bawah pengawasan para ahli dari perusahaan partner Bangkit, lulusan diharuskan untuk aktif berpartisipasi dalam hampir 160 jam lokakarya interaktif.
Baca: Lisensi Software Google Dikabarkan Habis, Begini Bunyi Pengumuman Huawei
Peserta diminta menyelesaikan dan menerima masukan mengenai 36 tugas yang mereka kerjakan, dan merampungkan proyek akhir secara kolaboratif.
"Kami bekerja intensif dengan Gojek, Tokopedia, dan Traveloka serta pemerintah dan universitas untuk menyusun kurikulum Bangkit dan menyelenggarakan program tersebut secara keseluruhan," tutur Randy.
Baca: Sekelompok Orang Tertangkap Google Street View Lakukan Aktivitas Aneh di Tempat Parkir
Dalam kurang dari satu bulan sejak menyelesaikan program, 41 diantaranya telah mendapatkan pekerjaan baru atau kesempatan magang.
"Kami mengadakan Bangkit dengan fokus untuk mengasah keterampilan orang-orang Indonesia yang hebat dari semua kalangan dan membantu mereka bergabung dengan perusahaan teknologi kelas dunia," ungkap Randy.
Semua lulusan bakal diundang untuk berpartisipasi dalam Bangkit Virtual Career Fair.
Sebanyak 25 perusahaan, termasuk Tokopedia dan Gojek yang menjadi partner Bangkit, menawarkan lebih dari 120 lowongan pekerjaan khusus bagi lulusan kami. Setidaknya 65 dari lulusan sudah lolos wawancara.
Semua lulusan menerima voucher untuk mengambil ujian Tensorflow Developer Certificate dari Google.
Tensorflow adalah library open source populer yang memungkinkan orang membangun model machine learning dengan mudah. Sejauh ini, 55 lulusan telah menyelesaikan ujian tersebut, menjadikan Indonesia salah satu sumber developer bersertifikat Tensorflow yang terbesar di dunia.
Baca tanpa iklan