"Pengguna juga dapat memperoleh kunci lisensi dan mengaktivasi kemampuan yang mereka butuhkan. Dengan menggunakan Workflow Manager yang dinamis, pengguna dapat merancang dan menjalankan proses yang mereka inginkan untuk meningkatkan efisiensi deteksi penipuan," tegas Dev.
Perlu diketahui, lembaga keuangan selama ini menghabiskan 30 hingga 35 persen waktu mereka untuk membeli dan mengintegrasikan teknologi baru dalam upaya pencegahan penipuan.
Hal ini tentunya mengurangi kecepatan mereka dalam meluncurkan layanan keuangan baru.
Baca tanpa iklan