Popularitas tersebut yang kemudian menginspirasi ByteDance, perusahaan induk TikTok asal China, ikut mengembangkan aplikasi berbasis audio chat mirip Clubhouse.
ByteDance ingin aplikasi yang sedang digarap ini menjadi suksesor setelah TikTok sukses di pasar global dan merebut daftar aplikasi terpopuler selain Instagram dan Twitter.
Seorang sumber mengatakan jika aplikasi rintisan ByteDance sedang memasuki tahap yang masih dini.
Mengutip laman Reuters, Sabtu (6/3/2021), kesuksesan Clubhouse yang berasal Amerika Serikat ternyata turut memanaskan tensi politik di Beijing.
(Tribunnews.com)
Baca tanpa iklan