News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Elon Musk: Neuralink Siap Produksi Massal Implan Otak Mulai 2026

Penulis: Bobby W
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ELON MUSK - Elon Musk saat berada di pameran startup dan inovasi teknologi Vivatech di pusat pameran Porte de Versailles di Paris, pada 16 Juni 2023. Elon Musk mengumumkan bahwa perusahaan rintisannya, Neuralink, akan memulai produksi massal perangkat implan otak pada tahun 2026. Pengumuman tersebut disampaikan dalam unggahannya di platform media sosial X pada hari Rabu malam waktu setempat (31/12/2025).

Ambisi Musk untuk memproduksi massal teknologi ini didukung oleh kepercayaan investor yang besar.

Pada putaran pendanaan bulan Juni lalu, Neuralink berhasil mengamankan dana segar sebesar USD 650 juta (sekitar Rp10 triliun).

Dana ini diyakini akan mempercepat otomatisasi prosedur bedah dan skalabilitas produksi chip otak tersebut.

Profil Proyek Neuralink

MENULIS DENGAN OTAK - Foto diambil dari unggahan dari akun X (Twitter) @NeuraNova9 milik Audrey Crews, Jumat (1/8/2025). Gambar kolase ini memperlihatkan dokumentasi visual pascaoperasi implan Neuralink pada 27 Juli 2025, disertai keterangan singkat: "Before unwrapping and after. #Neuralink #BCI" (Sebelum dibuka perbannya dan sesudahnya). (X/@NeuraNova9)

Neuralink didirikan pada tahun 2016 oleh Elon Musk bersama Max Hodak, Benjamin Rapoport, dan sejumlah tim ilmuwan dan insinyur lainnya. 

Perusahaan ini berfokus pada pengembangan teknologi brain-computer interface (BCI) dengan teknik pemasangan implan.

Penggunaan implan ini bertujuan untuk menghubungkan otak manusia langsung dengan komputer.

Tujuan awal Neuralink adalah membantu pasien dengan kondisi neurologis berat, seperti kelumpuhan, cedera tulang belakang, atau gangguan seperti ALS.

Namun, visi jangka panjang Musk lebih ambisius: menciptakan "symbiosis" antara manusia dan AI, bahkan meningkatkan kemampuan kognitif manusia menjadi "superhuman".

Baca juga: Komunikasi Medis Terganggu: 15 Perangkat Starlink Dipasang pada Faskes Wilayah Bencana Sumatera

Implan Neuralink, yang disebut N1 atau "The Link", berukuran sebesar koin dengan ribuan elektroda ultra-tipis (threads) yang lebih halus dari rambut manusia.

Elektroda ini ditanamkan oleh robot bedah khusus untuk meminimalkan kerusakan jaringan otak.

Perangkat ini wireless, diisi daya secara nirkabel, dan memungkinkan pengguna mengontrol perangkat digital hanya dengan pikiran.

(Tribunnews.com/Bobby)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini