TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Xiaomi Indonesia resmi mengonfirmasi kehadiran lini mid-range paling dinanti, Redmi Note 15 Series, yang dijadwalkan meluncur pada 22 Januari 2026.
Mengusung satu benang merah yang sama, generasi terbaru ini menjanjikan ketangguhan tingkat tinggi tanpa mengorbankan performa maupun kualitas visual.
Marketing Director Xiaomi Indonesia, Andi Renreng, menegaskan bahwa seri ini lahir dari kebutuhan akan perangkat yang tidak hanya canggih, tapi juga "tahan banting" di kehidupan nyata.
"Melalui Redmi Note 15 Series, kami ingin menghadirkan rasa aman ekstra bagi pengguna. Dengan teknologi Redmi Titan Durability, perangkat ini siap menghadapi tantangan aktivitas harian yang ekstrem namun tetap relevan secara performa dan kamera," ungkap Andi.
Xiaomi memboyong empat model sekaligus untuk pasar Indonesia: Redmi Note 15, Redmi Note 15 5G, Redmi Note 15 Pro 5G, dan kasta tertingginya, Redmi Note 15 Pro Plus 5G.
Head of PR Xiaomi Indonesia, Abee Hakiim, menjelaskan bahwa keberagaman model ini sengaja disiapkan untuk menyasar Gen Z yang memiliki gaya hidup dinamis.
Mengacu pada data BPS, hampir 25 persen penduduk Indonesia merupakan anak muda, dan Xiaomi ingin menjawab kebutuhan mereka secara presisi.
Baca juga: Andalan Xiaomi di Pasar Mid-Range, Redmi Note Series Sudah Terjual 460 Juta Unit di Seluruh Dunia
Rendam 24 Jam & Sertifikasi Industri Otomotif
Bintang utama pada seri ini adalah Redmi Titan Durability yang bersandar pada tiga pilar: ketahanan jatuh (drop resistance), ketahanan air (water resistance), dan usia baterai yang panjang (extended battery life).
Yang paling mencolok, varian Pro dan Pro Plus telah mengantongi sertifikasi IP69K.
Rating "K" ini biasanya hanya ditemukan pada standar industri otomotif yang tahan terhadap semprotan air tekanan tinggi dan suhu ekstrem. Tak main-main, perangkat ini diklaim sanggup bertahan di kedalaman air hingga 2 meter selama 24 jam.
Untuk sektor fisik, seluruh lini telah mendapatkan SGS Premium Performance Certification 5 Stars.
Xiaomi telah melakukan lebih dari 50 jenis pengujian internal, mulai dari puluhan ribu kali tekanan pada tombol fisik hingga pengujian suhu ekstrem.
Layar Pintar "Wet Touch"
Tak perlu khawatir layar sulit digunakan saat hujan atau tangan berkeringat.
Xiaomi menyematkan teknologi AI Wet Touch 2.0, yang memastikan layar tetap responsif meski dalam kondisi basah, berminyak, bahkan terkena busa sabun.
Di sektor daya, Xiaomi menggunakan inovasi Silicon Carbon Battery.
Baca tanpa iklan