News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

YouTube Perketat Akses Background Play, Khusus Premium

Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

LOGO YOUTUBE. Tangkap layar Google yang memperlihatkan logo YouTube, Jumat (7/11/2025). YouTube menutup celah pemutaran video di latar belakang via browser, fitur kini difokuskan untuk pelanggan Premium.

TRIBUNNEWS.COM - YouTube kembali memperketat fitur eksklusif bagi pelanggan berbayar. 

Kali ini, platform video milik Google tersebut memblokir cara populer yang sebelumnya dipakai pengguna untuk memutar video di latar belakang tanpa berlangganan YouTube Premium.

Fitur pemutaran di latar belakang atau background play selama ini menjadi salah satu daya tarik utama YouTube Premium. 

Fitur ini memungkinkan video tetap berjalan meski aplikasi ditutup atau layar ponsel dimatikan. 

Banyak pengguna memanfaatkannya untuk mendengarkan musik, podcast, atau konten diskusi panjang.

Namun, sebagian pengguna menemukan cara untuk mengakses fitur tersebut tanpa membayar. 

Cara yang umum dipakai adalah menggunakan browser pihak ketiga di luar Chrome serta memanfaatkan pemblokir iklan.

Menurut laporan Phone Arena, Google kini secara resmi menutup celah tersebut. 

Dalam pernyataan yang dikirimkan ke Android Authority, Google menyebut pembaruan terbaru memastikan fitur pemutaran latar belakang hanya dapat digunakan oleh pelanggan YouTube Premium sesuai ketentuan layanan.

Dalam beberapa hari terakhir, banyak pengguna melaporkan bahwa cara lama tersebut tidak lagi berfungsi. 

Baca juga: Dirut BEI Iman Rachman Mundur, Ketua OJK: Saya Tahu dari Youtube

Laporan datang dari berbagai pengguna browser seluler, antara lain:

  • Samsung Internet
  • Brave
  • Microsoft Edge
  • Vivaldi

Langkah ini bukan pertama kalinya dilakukan Google. 

Perusahaan telah lama berupaya membatasi akses ke fitur Premium tanpa langganan resmi.

Beberapa langkah yang pernah dilakukan sebelumnya antara lain:

  • Pengetatan terhadap penggunaan ad blocker
  • Pembatasan pada klien pihak ketiga
  • Laporan perlambatan pemutaran video bagi pengguna pemblokir iklan pada tahun lalu

Google secara konsisten menyatakan bahwa pemblokiran iklan melanggar ketentuan layanan dan dapat merugikan kreator konten. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini