TRIBUNNEWS.COM - Kontroversi menimpa perusahaan teknologi dan media Adobe setelah mereka mengumumkan untuk menghentikan layanan piranti lunak Animate.
Adobe Animate adalah perangkat lunak desain grafis dan animasi vektor yang dikembangkan oleh Adobe Inc. sebagai penerus Adobe Flash.
Dikutip dari rilis resmi dari Adobe pada Senin (2/2/2026) yang dibagikan kepada seluruh pelanggannya, pihak perusahaan mengatakan, penjualan perangkat lunak Adobe Animate akan dihentikan per 1 Maret 2026.
Dalam rilis tersebut, Adobe menyatakan bahwa dukungan Adobe Animate untuk pelanggan nantinya non-perusahaan akan diakhiri pada 1 Maret 2027.
Sementara itu, pelanggan perusahaan (enterprise) akan mendapatkan dukungan hingga 1 Maret 2029.
“Mulai 1 Maret 2026, Animate tidak lagi tersedia untuk dibeli... Dukungan untuk pelanggan perusahaan akan berlanjut hingga 1 Maret 2029.” ungkap Adobe Help Center melalui rilisnya tersebut.
Reaksi penolakan dari kalangan sektoral hingga perusahaan pun muncul seketika di platform X (Twitter), Reddit, dan media sosial lainnya.
Kecaman kepada Adobe bahkan sampai memunculan petisi di Change.org bertajuk “Save Adobe Animate from being shutting down in 2026!”.
Menanggapi kontroversi tersebut, Adobe akhirnya meralat pengumuman yang dibagikannya tersebut pada Rabu (4/2/2026)
Hanya berselang dua hari setelah mengumumkan rencana penghentian layanan Adobe Animate, perusahaan teknologi raksasa tersebut resmi membatalkan keputusannya.
Berdasarkan FAQ terbaru yang diterbitkan Adobe pada 4 Februari 2026, perangkat lunak animasi vektor ini kini beralih ke status alih-alih dihapus sepenuhnya dari ekosistem Creative Cloud.
Baca juga: Nadiem Makarim Termangu Saat Jaksa Cecar Soal Rencana Proyek Gantikan Manusia dengan Software
“Adobe Animate berada dalam mode pemeliharaan tanpa batas waktu — kami tidak memiliki rencana untuk menghentikan atau menghapus akses ke Adobe Animate.” ungkap Adobe melalui rilis FAQ resmi terkait software Animate.
Namun, status ini juga menjadi sinyal bahwa Adobe tidak akan lagi berinvestasi pada pengembangan fitur baru di masa depan.
Adobe Akui Kesalahan
Pihak internal Adobe pun angkat bicara mengenai kegaduhan ini.
Baca tanpa iklan