Mike Chambers dari tim komunitas Adobe, melalui unggahan di Reddit (sub-reddit r/adobeanimate), mengakui bahwa komunikasi awal perusahaan memang bermasalah.
Chambers menyatakan, pengumuman penghentian tersebut, tidak memenuhi standar perusahaan serta menyebabkan kebingungan dan kegelisahan besar di komunitas.
Langkah klarifikasi yang diambil pada hari Rabu ini diakuinya sebagai respons langsung atas masukan para pengguna.
Meskipun akses tetap dibuka, status "mode pemeliharaan" ini menjadi sinyal bahwa Adobe tidak akan lagi melakukan investasi pada pengembangan fitur-fitur baru di masa depan.
Adobe diduga kuat sedang mengalihkan fokus sumber dayanya pada pengembangan Kecerdasan Buatan (AI) seperti Adobe Firefly.
Sejarah Adobe Animate
Software Adobe Animate sendiri bisa dikatakan memiliki sejarah cukup panjang,
Piranti lunak ini pertama kali dirilis pada Mei 1996 dengan nama FutureSplash Animator, yang dikembangkan oleh FutureWave Software untuk animasi vektor ringan di internet yang kala itu masih lambat.
Setelah diakuisisi Macromedia, nama FutureSplash berubah menjadi Flash dan sukses menjadi standar industri untuk game browser, iklan interaktif, dan animasi web.
Pada tahun 2005, Flash kemudian menjadi software milik Adobe setelah mereka berhasil mengakuisisi Macromedia dengan transaksi senilai $3,4 miliar atau setara Rp 57 Triliun.
Baca juga: Antisipasi Kebocoran Data Sensitif, China Larang Penggunaan Software Keamanan AS dan Israel
Meskipun sempat meredup di tahun 2010 akibat kritik Steve Jobs dan munculnya HTML5, Adobe kemudian melakukan rebranding Flash menjadi Adobe Animate pada 2016.
Perubahan nama tersebut menegaskan pergeseran fokus dari sekadar plugin browser menjadi alat animasi vektor modern yang mendukung berbagai format seperti HTML5 Canvas hingga WebGL.
Hingga saat ini, Adobe Animate tetap menjadi alat utama bagi para pekerja dan perusahaan yang bergerak dalam bidang animasi.
(Tribunnews.com/Bobby)
Baca tanpa iklan