TRIBUNNEWS.COM - Apple mengumumkan langkah baru untuk memperluas produksi komponen iPhone di Amerika Serikat.
Perusahaan teknologi asal Cupertino itu kini menambah empat mitra baru dalam program manufaktur dalam negerinya, yang dikenal sebagai American Manufacturing Program (AMP).
Empat perusahaan yang bergabung adalah Bosch, Cirrus Logic, TDK, dan Qnity Electronics.
Apple mengalokasikan dana sebesar 400 juta dolar AS hingga tahun 2030 untuk mendukung kerja sama ini.
Langkah ini merupakan kelanjutan dari program yang telah dimulai sejak Agustus 2025.
Sebelumnya, Apple sudah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan besar seperti Samsung dan Texas Instruments.
Dalam kerja sama terbaru ini, masing-masing mitra memiliki peran penting. TDK akan memproduksi sensor di Amerika Serikat untuk pertama kalinya.
Sensor ini berfungsi menjaga stabilitas kamera iPhone saat mengambil foto maupun video.
Sementara itu, Bosch bekerja sama dengan TSMC untuk memproduksi chip yang mendukung fitur seperti Crash Detection dan pelacakan aktivitas pada Apple Watch.
Cirrus Logic juga berperan dalam pengembangan chip Face ID dengan menggandeng GlobalFoundries di New York.
Adapun Qnity Electronics akan menyediakan material penting untuk pembuatan semikonduktor dan komponen yang berkaitan dengan kecerdasan buatan (AI) serta komputasi berkinerja tinggi.
Baca juga: Bonus Hingga Rp6 Miliar, Apple Berusaha Cegah Karyawan Pindah
Secara keseluruhan, langkah ini menjadi bagian dari komitmen besar Apple senilai 600 miliar dolar AS selama empat tahun untuk memperkuat manufaktur di Amerika Serikat.
Apple menyebut sejak program AMP diluncurkan, mereka telah menggunakan lebih dari 20 miliar chip buatan dalam negeri dari 24 pabrik di 12 negara bagian.
Pada tahun ini saja, Apple diperkirakan akan membeli lebih dari 100 juta chip dari pabrik TSMC di Arizona.
Selain itu, mitra lama Apple juga menunjukkan perkembangan signifikan. Perusahaan Amkor sedang membangun fasilitas pengemasan chip senilai 7 miliar dolar AS di Arizona.
Baca tanpa iklan