Terdapat dua port USB-C dan satu port USB-A yang dapat digunakan secara bersamaan.
Untuk penggunaan individual, port USB-C mampu menghasilkan daya hingga 55W, sementara USB-A mencapai 33W.
Ketika digunakan secara bersamaan, ketiga port ini tetap mampu bekerja dengan distribusi daya yang stabil, sehingga pengguna bisa mengisi beberapa perangkat sekaligus tanpa mengalami penurunan performa yang signifikan.
Dalam pengujian penggunaan sehari-hari, power bank ini menunjukkan performa yang cukup stabil.
Saat digunakan untuk mengisi satu perangkat, kecepatan pengisian terasa optimal sesuai dengan klaim fast charging.
Sementara itu, ketika digunakan untuk tiga perangkat sekaligus, distribusi daya tetap terjaga dengan baik, tanpa adanya gangguan berarti seperti overheat atau penurunan daya drastis.
Selain kemampuan output, kecepatan pengisian ulang power bank ini juga patut diperhitungkan.
Dukungan input hingga 35W, perangkat ini dapat terisi penuh dalam waktu sekitar dua jam.
Hal ini tentu menjadi nilai tambah bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi dan tidak memiliki banyak waktu untuk menunggu pengisian daya.
Secara keseluruhan, UGREEN Nexode Pro Power Bank 10000mAh 55W menawarkan kombinasi menarik antara performa, desain, dan fitur.
Perangkat ini cocok digunakan oleh berbagai kalangan, mulai dari pekerja kantoran, pelajar, hingga traveler yang membutuhkan sumber daya tambahan yang praktis dan andal.
Meski kapasitas 10.000mAh mungkin belum cukup bagi pengguna dengan kebutuhan daya yang sangat tinggi, fitur fast charging, kemampuan multi-device, serta desain ringkas membuat power bank ini tetap menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan.
Dengan segala keunggulannya, UGREEN Nexode Pro dapat menjadi solusi tepat untuk menjaga perangkat tetap aktif sepanjang hari tanpa perlu khawatir kehabisan daya. (*)
Baca tanpa iklan