TRIBUNNEWS.COM - Fitur kecerdasan buatan Gemini di browser Google Chrome kini mulai tersedia di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia.
Sebelumnya, fitur ini hanya tersedia di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Kanada, India, dan Selandia Baru.
Menurut laporan 9to5Google, perluasan ini dilakukan secara bertahap mulai April 2026.
Selain Indonesia, negara lain yang juga mendapatkan akses adalah Australia, Jepang, Filipina, Singapura, Korea Selatan, dan Vietnam.
Gemini di Chrome merupakan fitur berbasis AI yang terintegrasi langsung ke dalam browser.
Teknologi ini dirancang untuk membantu pengguna dalam berbagai aktivitas saat menjelajah internet.
Salah satu kemampuan utama Gemini adalah memahami konten yang sedang dibuka di tab browser.
Dengan fitur ini, pengguna dapat merangkum artikel panjang, membandingkan informasi dari beberapa tab, hingga mendapatkan penjelasan tambahan secara cepat.
Selain itu, Gemini juga dapat terhubung dengan layanan lain milik Google.
Misalnya, pengguna dapat menjadwalkan rapat melalui Google Calendar, mengecek lokasi menggunakan Google Maps, hingga membuat dan mengirim email lewat Gmail langsung dari browser.
Fitur ini juga mendukung interaksi dengan konten video.
Baca juga: Google Uji Desain Baru Gemini Live, Tinggalkan Mode Fullscreen
Pengguna bisa mengajukan pertanyaan terkait video yang sedang ditonton di YouTube tanpa harus meninggalkan halaman tersebut.
Kemampuan lain yang ditawarkan adalah pengolahan gambar berbasis teks.
Melalui panel samping, pengguna dapat mengubah atau memodifikasi gambar di web hanya dengan perintah teks.
Gemini juga dilengkapi dengan fitur yang mampu mengingat konteks percakapan sebelumnya.
Baca tanpa iklan