News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

GADGET

Google Chrome Diam-Diam Gunakan 4GB Penyimpanan untuk Fitur AI

Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Google Chrome disebut memakai hingga 4GB penyimpanan komputer untuk model AI Gemini Nano tanpa notifikasi jelas.

Ringkasan Berita:

  1. Chrome kini mengunduh model AI Gemini Nano hingga 4GB ke perangkat pengguna.
  2. File AI dipakai untuk fitur seperti deteksi penipuan dan bantuan menulis.
  3. Google menyebut file akan otomatis dihapus jika ruang penyimpanan menipis.

TRIBUNNEWS.COM - Browser Google Chrome kembali menjadi sorotan setelah dilaporkan menggunakan ruang penyimpanan cukup besar untuk fitur kecerdasan buatan atau AI. 

Sejumlah pengguna menemukan bahwa Chrome dapat mengunduh hingga 4GB data model AI ke komputer tanpa pemberitahuan langsung.

Laporan ini pertama kali ramai dibahas setelah unggahan dari The Privacy Guy dan kemudian diperluas oleh media teknologi 9to5Google dalam artikel yang dipublikasikan pada 6 Mei 2026.

Menurut laporan tersebut, Chrome secara diam-diam menginstal model AI lokal bernama Gemini Nano ke perangkat pengguna. 

File tersebut digunakan untuk menjalankan beberapa fitur AI langsung di perangkat tanpa harus mengirim data ke cloud.

Google diketahui pertama kali mengumumkan integrasi Gemini Nano ke Chrome pada tahun 2024. 

Model AI ini dipakai untuk mendukung berbagai fitur berbasis AI, termasuk “Help me write” dan sistem pendeteksi penipuan online yang berjalan langsung di perangkat pengguna.

File AI tersebut tersimpan dalam folder bernama “OptGuideOnDeviceModel” dengan file utama bertajuk “weights.bin”. 

Ukuran file itu bisa mencapai sekitar 4GB tergantung perangkat yang digunakan.

Dalam halaman pengembang resminya, Google menjelaskan bahwa Chrome akan mengunduh model Gemini Nano berdasarkan spesifikasi perangkat pengguna. 

Pembaruan model juga dilakukan secara otomatis di latar belakang sistem.

Baca juga: Kenapa Memori Android Tiba-Tiba Penuh? Ini Penjelasan Google

Meski menuai kritik karena dianggap memakan ruang penyimpanan tanpa pemberitahuan jelas, Google menegaskan bahwa sistem Chrome dirancang untuk mengelola kapasitas penyimpanan secara otomatis.

Perusahaan mengatakan model AI tersebut akan menjadi salah satu file pertama yang dihapus apabila perangkat pengguna mulai kehabisan ruang penyimpanan.

Selain itu, Google juga mulai menghadirkan opsi baru agar pengguna bisa mematikan fitur AI lokal tersebut langsung dari pengaturan Chrome. 

Pengaturan itu berada di menu System dengan opsi “on-device AI”.

Namun, laporan menyebut fitur tersebut belum muncul di semua perangkat. 

Pada Chrome versi 147 di komputer MacBook, opsi itu disebut belum tersedia, sementara di perangkat Windows dengan versi yang sama pengaturannya sudah muncul.

Google juga memberikan pernyataan resmi kepada 9to5Google terkait kritik yang muncul. 

Perusahaan menegaskan penggunaan Gemini Nano di Chrome sudah berlangsung sejak 2024 dan bertujuan mendukung fitur keamanan tanpa perlu mengirim data pengguna ke server cloud.

Google menyebut sejak Februari 2026 pihaknya mulai menggulirkan fitur untuk memudahkan pengguna menonaktifkan sekaligus menghapus model AI tersebut dari perangkat.

Menariknya, dokumentasi resmi Google untuk pengembang justru menyarankan agar pengguna diberi pemberitahuan terkait waktu dan proses pengunduhan model AI. 

Namun hingga kini Google belum memberikan komentar khusus mengenai kritik atas penggunaan ruang penyimpanan besar di Chrome.

(Tribunnews.com/Widya)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini