News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Teknologi AI Picu Pergeseran Cara Pandang Anak Muda terhadap Karier dan Uang

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Erik S
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PERUBAHAAN CARA PANDANG - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dinilai mulai mengubah pola pandang generasi muda terhadap stabilitas karier dan kondisi finansial di masa depan. Country Manager Juno Markets Indonesia, Willy Ding, mengatakan perubahan di dunia kerja kini berlangsung semakin cepat dan dalam beberapa kasus sulit diprediksi

Ringkasan Berita:

  • Perkembangan teknologi AI dinilai mulai mengubah cara generasi muda memandang stabilitas karier dan kondisi finansial
  • Juno Markets menyebut perubahan struktur pekerjaan serta kompetisi global membuat anak muda semakin tertarik memahami isu ekonomi seperti inflasi dan nilai tukar
  • Literasi finansial pun dinilai menjadi kebutuhan penting di era digital.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dinilai mulai mengubah pola pandang generasi muda terhadap stabilitas karier dan kondisi finansial di masa depan.

Perubahan di dunia kerja kini berlangsung semakin cepat dan dalam beberapa kasus sulit diprediksi.

Teknologi AI disebut telah mengubah cara perusahaan beroperasi, mulai dari otomatisasi pekerjaan administratif, analisis data, hingga produksi konten.

Kondisi tersebut memunculkan kesadaran baru di kalangan generasi muda bahwa jalur karier konvensional tidak lagi selalu berjalan linear.

“Banyak generasi muda yang mulai menyadari bahwa penghasilan tidak berdiri sendiri. Ada faktor global yang ikut memengaruhi, mulai dari kebijakan ekonomi hingga dinamika pasar internasional,” ujar Country Manager Juno Markets Indonesia, Willy Ding dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).

Ia menjelaskan, perubahan struktur pekerjaan, meningkatnya efisiensi berbasis teknologi, serta terbukanya kompetisi global membuat banyak individu mulai mempertanyakan ketahanan finansial mereka dalam jangka panjang.

Fenomena itu, lanjutnya, juga tercermin dari meningkatnya minat generasi muda terhadap isu ekonomi yang sebelumnya dianggap kompleks, seperti inflasi, pergerakan mata uang, hingga harga komoditas global.

“Perubahan nilai tukar mata uang kini terasa semakin dekat dengan kehidupan masyarakat karena berdampak langsung terhadap biaya hidup sehari-hari, mulai dari harga barang impor hingga biaya perjalanan,” katanya.

Baca juga: Video AI Trump Terjebak di Selat Hormuz Viral, Diunggah Kedubes Iran

Di sisi lain, kemajuan teknologi juga membuka akses yang lebih luas terhadap informasi dan instrumen keuangan. Namun, kemudahan akses tersebut dinilai belum sepenuhnya diimbangi dengan pemahaman yang memadai terkait risiko dan dinamika pasar.

Karena itu, Willy memandang literasi finansial menjadi salah satu faktor penting, khususnya bagi generasi muda yang tengah membangun fondasi ekonomi mereka.

“Pemahaman mengenai risiko, dinamika pasar, serta hubungan antara isu global dan kondisi lokal menjadi semakin relevan,” ujarnya.

Willy menilai perubahan pola kerja dan dinamika ekonomi global akan terus berlangsung seiring perkembangan teknologi yang semakin kompleks. Dalam kondisi tersebut, kemampuan beradaptasi dan memahami sistem ekonomi menjadi semakin penting.

Menurut dia, tren ini bukan sekadar respons terhadap perubahan, melainkan bagian dari transformasi yang lebih luas, di mana generasi muda tidak hanya menjadi pelaku dalam sistem ekonomi, tetapi juga mulai memahami cara sistem tersebut bekerja.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini