Ringkasan Berita:
- Google meluncurkan Googlebook, laptop baru yang dibangun khusus untuk Gemini AI.
- Laptop ini menggabungkan Android dan ChromeOS.
- Googlebook hadir dengan fitur unik seperti Magic Pointer dan Create your Widget.
TRIBUNNEWS.COM - Google resmi memperkenalkan kategori laptop baru bernama Googlebook pada 12 Mei 2026.
Perangkat ini menjadi laptop pertama Google yang dirancang khusus dengan Gemini AI sebagai inti utama pengalaman penggunanya.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui blog resmi Google.
Googlebook disebut sebagai evolusi baru setelah era Chromebook yang diperkenalkan lebih dari 15 tahun lalu.
Jika Chromebook dibuat untuk dunia berbasis cloud, Google mengatakan Googlebook hadir untuk era baru yang mereka sebut sebagai “intelligence system” atau sistem berbasis AI.
Laptop ini menggabungkan teknologi Android dan ChromeOS sekaligus.
Dengan kombinasi tersebut, pengguna dapat menjalankan aplikasi Android dari Google Play serta menikmati pengalaman browser Chrome dalam satu perangkat.
Fitur Utama Googlebook
Magic Pointer
Dengan Magic Pointer, pengguna cukup menggoyangkan kursor untuk memunculkan bantuan AI Gemini secara langsung di layar.
Nantinya, Gemini akan memberikan saran berdasarkan konteks dari apa yang sedang ditunjuk pengguna.
Baca juga: Google Hapus 28 Aplikasi Penipuan yang Klaim Bisa Lihat Riwayat WhatsApp
Contohnya, saat pengguna mengarahkan pointer ke tanggal dalam email, Gemini bisa langsung menawarkan opsi membuat jadwal rapat di kalender.
Pengguna juga bisa memilih dua gambar berbeda, misalnya foto ruang tamu dan gambar sofa baru, lalu AI akan membantu memvisualisasikannya menjadi satu konsep desain.
Media MacRumors menyebut fitur ini juga dilengkapi kemampuan “ask”, “compare”, dan “combine” untuk membantu pengguna bekerja lebih cepat tanpa harus membuka banyak aplikasi.
Create your Widget
Melalui fitur ini, pengguna dapat membuat widget desktop hanya dengan mengetik perintah sederhana kepada Gemini.
AI nantinya akan mengambil informasi dari Gmail, Google Calendar, hingga internet untuk menyusun dashboard personal secara otomatis.
Sebagai contoh, saat merencanakan liburan keluarga ke Berlin, Gemini dapat membuat satu tampilan berisi jadwal penerbangan, reservasi hotel, daftar restoran, pengingat acara, hingga hitung mundur keberangkatan.
Integrasi dengan Android
Karena dibangun menggunakan fondasi Android, Googlebook memiliki integrasi yang sangat erat dengan ponsel Android.
Pengguna dapat membuka aplikasi dari smartphone langsung di laptop tanpa perlu instalasi tambahan atau emulator.
Konsep ini disebut mirip dengan fitur iPhone Mirroring milik Apple.
Google memberikan contoh sederhana seperti memesan makanan dari aplikasi di ponsel atau membuka notifikasi Duolingo langsung dari layar laptop tanpa harus berpindah perangkat.
Selain itu, fitur Quick Access memungkinkan pengguna membuka, mencari, atau memasukkan file dari smartphone langsung melalui file manager laptop tanpa perlu transfer manual.
Desain dan Partner Produksi
Google bekerja sama dengan sejumlah produsen laptop besar untuk menghadirkan perangkat Googlebook pertama.
Beberapa mitra yang diumumkan antara lain Acer, ASUS, Dell, HP, dan Lenovo.
Google mengatakan seluruh perangkat akan menggunakan material premium dan hadir dalam berbagai ukuran serta desain.
Salah satu ciri khas Googlebook adalah adanya “glowbar”, yaitu lampu unik di bagian penutup laptop yang menjadi identitas perangkat tersebut.
Belum Ada Harga Resmi
Hingga saat ini Google belum mengungkap spesifikasi teknis lengkap seperti prosesor, RAM, kapasitas penyimpanan, maupun harga resmi Googlebook.
Namun berdasarkan laporan MacRumors, Googlebook diperkirakan akan masuk segmen laptop premium dan berpotensi menjadi pesaing langsung laptop tipis berbasis AI, termasuk MacBook Neo milik Apple.
Google menyatakan perangkat Googlebook pertama akan mulai tersedia pada musim gugur tahun ini atau sekitar beberapa bulan mendatang.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan