Teknologi ini memungkinkan pengisian daya nirkabel lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.
Namun, hasil wireless charging Samsung masih berada di bawah iPhone 17 Pro yang memakai sistem magnet ala MagSafe untuk menjaga posisi charger tetap presisi.
Laporan tersebut juga menyoroti perkembangan teknologi baterai terbaru seperti silicon-carbon battery.
Teknologi ini memungkinkan kapasitas baterai lebih besar sekaligus charging lebih cepat tanpa membuat ukuran baterai membengkak.
Namun, Samsung disebut belum memakai teknologi tersebut di Galaxy S26 Ultra.
CNET menilai perkembangan charging cepat kini menjadi salah satu faktor penting bagi banyak orang.
Dalam survei mereka tahun 2026, sebanyak 58 persen responden mengaku masih kesal dengan daya tahan baterai HP yang cepat habis.
Karena itu, kemampuan isi daya cepat dianggap semakin penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Sebagai informasi, pengujian dilakukan dengan kondisi baterai di bawah 10 persen sebelum diisi ulang selama 30 menit memakai charger yang sesuai dengan kemampuan maksimal masing-masing perangkat.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan