Melalui sistem rekomendasi dan personalisasi yang dimiliki Spotify, artikel dari berbagai media dapat menjangkau pendengar yang memiliki minat sesuai dengan topik yang dibahas.
"Kami melihat artikel sebagai perpanjangan alami dari pengalaman audio yang selama ini dicari pengguna di Spotify," tulis perusahaan dalam pengumumannya.
Peluncuran fitur artikel audio ini menambah daftar inovasi Spotify dalam beberapa waktu terakhir.
Sebelumnya, perusahaan juga mengumumkan fitur yang memungkinkan pelanggan melakukan remix lagu dan membuat versi cover langsung melalui platform.
Dengan hadirnya artikel audio, Spotify semakin mempertegas ambisinya untuk menjadi pusat berbagai jenis konten audio, bukan hanya layanan streaming musik.
Jika mendapat respons positif dari pengguna, bukan tidak mungkin jumlah artikel maupun bahasa yang didukung akan terus bertambah pada masa mendatang.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan