TRIBUNNEWS.COM - Sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya melalui teknologi, Candi Borobudur kini masuk dalam proyek dokumentasi digital berbasis pemetaan ruang tiga dimensi generasi terbaru.
Inisiatif ini diwujudkan melalui Project ETERNAL, kolaborasi internasional antara Antigravity dan Insta360 yang berfokus pada penciptaan arsip digital imersif untuk berbagai situs bersejarah dunia.
Menggunakan kombinasi teknologi 3D Gaussian Splatting (3DGS) dan Antigravity A1, yang diklaim sebagai drone 360° pertama di dunia dengan kemampuan perekaman 8K untuk kebutuhan spatial capture, Borobudur direkam menjadi representasi ruang digital yang dapat dieksplorasi secara virtual dengan tingkat detail tinggi.
Baca juga: Hadiri Perayaan Waisak Nasional di Candi Borobudur Wapres Gibran Ajak Umat Buddha Perkuat Perdamaian
Sebelumnya, Project ETERNAL telah melakukan dokumentasi pada sejumlah lokasi bersejarah dunia seperti Pompeii dan Civita di Bagnoregio, Italia.
Kehadiran Borobudur dalam proyek ini menempatkan Indonesia sebagai bagian penting dari upaya global dalam pelestarian budaya berbasis teknologi.
Langkah Baru Pelestarian Warisan di Era Spatial Computing
Pemilihan Borobudur bukan semata karena statusnya sebagai destinasi wisata unggulan, melainkan karena nilai historis dan budaya yang merepresentasikan perjalanan panjang peradaban Nusantara.
“Borobudur merupakan simbol penting identitas budaya Indonesia sekaligus bukti kemajuan peradaban masa lalu. Kami berharap melalui dokumentasi digital ini, nilai dan warisan tersebut dapat tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya,” ujar Haris, perwakilan pengelola kawasan Borobudur.
Sebagai situs Warisan Dunia UNESCO, Borobudur menghadapi sejumlah tantangan konservasi, mulai dari faktor alam seperti pelapukan dan aktivitas vulkanik hingga pengaturan jumlah kunjungan wisatawan untuk menjaga kondisi struktur candi.
Melalui Project ETERNAL, dokumentasi tidak hanya difokuskan pada bangunan candi, tetapi juga mencakup elemen budaya dan kehidupan di sekitarnya.
Seluruh data kemudian direkonstruksi menjadi pengalaman ruang digital yang lebih mendalam.
Teknologi 3D dan Drone 360° Hadirkan Cara Baru Mengabadikan Ruang
Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi Gaussian Splatting mulai banyak digunakan dalam pengembangan spatial computing karena dinilai mampu menghasilkan visual tiga dimensi dengan detail tinggi sekaligus proses rendering yang lebih efisien dibanding pendekatan 3D konvensional.
Untuk mendukung proses tersebut, tim memanfaatkan Antigravity A1, drone 360° berbobot ringan yang dirancang khusus untuk kebutuhan dokumentasi spasial dan pembuatan konten imersif.
Teknologi perekaman panoramik memungkinkan pengumpulan data dilakukan lebih cepat dan efektif, terutama untuk area berskala besar.
Baca tanpa iklan