News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Borobudur Resmi Diabadikan dalam Format Digital 3D, Buka Babak Baru Pelestarian Budaya

Editor: Andra Kusuma
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dokumentasi digital Candi Borobudur dilakukan menggunakan teknologi drone 360° dan rekonstruksi 3D untuk mendukung pelestarian warisan budaya Indonesia.

Ringkasan Berita:

  • Borobudur didokumentasikan secara digital dengan drone 360° dan teknologi 3D untuk pelestarian.
  • Project ETERNAL menghadirkan arsip digital imersif Borobudur untuk generasi mendatang.
  • Teknologi 3D Gaussian Splatting digunakan untuk mengabadikan Borobudur secara virtual.

TRIBUNNEWS.COM - Sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya melalui teknologi, Candi Borobudur kini masuk dalam proyek dokumentasi digital berbasis pemetaan ruang tiga dimensi generasi terbaru.

Inisiatif ini diwujudkan melalui Project ETERNAL, kolaborasi internasional antara Antigravity dan Insta360 yang berfokus pada penciptaan arsip digital imersif untuk berbagai situs bersejarah dunia.

Menggunakan kombinasi teknologi 3D Gaussian Splatting (3DGS) dan Antigravity A1, yang diklaim sebagai drone 360° pertama di dunia dengan kemampuan perekaman 8K untuk kebutuhan spatial capture, Borobudur direkam menjadi representasi ruang digital yang dapat dieksplorasi secara virtual dengan tingkat detail tinggi.

Baca juga: Hadiri Perayaan Waisak Nasional di Candi Borobudur Wapres Gibran Ajak Umat Buddha Perkuat Perdamaian

Sebelumnya, Project ETERNAL telah melakukan dokumentasi pada sejumlah lokasi bersejarah dunia seperti Pompeii dan Civita di Bagnoregio, Italia.

Kehadiran Borobudur dalam proyek ini menempatkan Indonesia sebagai bagian penting dari upaya global dalam pelestarian budaya berbasis teknologi.

Candi Borobudur menjadi bagian dari Project ETERNAL, inisiatif dokumentasi ruang digital berbasis teknologi 3D generasi baru. (Tribunnews.com)

Langkah Baru Pelestarian Warisan di Era Spatial Computing

Pemilihan Borobudur bukan semata karena statusnya sebagai destinasi wisata unggulan, melainkan karena nilai historis dan budaya yang merepresentasikan perjalanan panjang peradaban Nusantara.

“Borobudur merupakan simbol penting identitas budaya Indonesia sekaligus bukti kemajuan peradaban masa lalu. Kami berharap melalui dokumentasi digital ini, nilai dan warisan tersebut dapat tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya,” ujar Haris, perwakilan pengelola kawasan Borobudur.

Sebagai situs Warisan Dunia UNESCO, Borobudur menghadapi sejumlah tantangan konservasi, mulai dari faktor alam seperti pelapukan dan aktivitas vulkanik hingga pengaturan jumlah kunjungan wisatawan untuk menjaga kondisi struktur candi.

Melalui Project ETERNAL, dokumentasi tidak hanya difokuskan pada bangunan candi, tetapi juga mencakup elemen budaya dan kehidupan di sekitarnya.

Seluruh data kemudian direkonstruksi menjadi pengalaman ruang digital yang lebih mendalam.

Teknologi 3D dan Drone 360° Hadirkan Cara Baru Mengabadikan Ruang

Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi Gaussian Splatting mulai banyak digunakan dalam pengembangan spatial computing karena dinilai mampu menghasilkan visual tiga dimensi dengan detail tinggi sekaligus proses rendering yang lebih efisien dibanding pendekatan 3D konvensional.

Untuk mendukung proses tersebut, tim memanfaatkan Antigravity A1, drone 360° berbobot ringan yang dirancang khusus untuk kebutuhan dokumentasi spasial dan pembuatan konten imersif.

Teknologi perekaman panoramik memungkinkan pengumpulan data dilakukan lebih cepat dan efektif, terutama untuk area berskala besar.

“Perkembangan teknologi drone 360° dan Gaussian Splatting membuka peluang baru untuk mendokumentasikan sekaligus menghadirkan kembali pengalaman ruang bersejarah secara lebih nyata,” ujar Sissi Chen, Japac Antigravity Marketing Manager.

Baca juga: Festival Lampion Waisak di Candi Borobudur 2026: Rundown, Ketentuan hingga Peta Alur Peserta

Project ETERNAL Challenge Ajak Kreator Ikut Mengabadikan Ruang

Selain dokumentasi situs budaya, Project ETERNAL juga menghadirkan kompetisi global bertajuk Project ETERNAL Challenge.

Program ini mengundang kreator dari berbagai negara untuk merekam ruang dan cerita mereka dalam format visual imersif.

Kompetisi dibagi menjadi tiga kategori, yakni Living Spaces, Cultural Spaces, dan Creative Spaces, dengan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah.

Pengumpulan karya berlangsung hingga 24 Juni 2026, sedangkan pengumuman pemenang dijadwalkan pada 1 Juli 2026. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini