Dell juga menyiapkan varian yang lebih tinggi dengan prosesor Intel Core Ultra Series 3 yang akan hadir setelah peluncuran awal.
Laptop ini mendukung RAM LPDDR5X hingga 32GB dan penyimpanan internal hingga 1TB.
Model dasar hadir dengan RAM 8GB dan penyimpanan 512GB.
Dell juga berencana menghadirkan opsi penyimpanan 256GB di kemudian hari.
Untuk menjaga suhu tetap stabil saat digunakan, XPS 13 dibekali sistem pendingin dengan dua kipas.
Dell mengklaim daya tahan baterainya mampu mencapai hingga 17 jam untuk aktivitas streaming video.
Selain itu, kehadiran Wi-Fi 7 sebagai fitur standar disebut memberikan kecepatan koneksi yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya.
Meski demikian, MacBook Neo masih memiliki sejumlah keunggulan tersendiri.
Laptop Apple tersebut menggunakan chip A18 Pro yang terkenal efisien dalam penggunaan daya sehingga tidak memerlukan kipas pendingin.
Selain itu, MacBook Neo juga menawarkan integrasi erat dengan ekosistem Apple serta fitur Touch ID untuk keamanan.
Dell menyatakan bahwa peluncuran XPS 13 merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk bersaing di berbagai segmen harga laptop konsumen.
Menurut Dell, kehadiran MacBook Neo membuktikan bahwa pasar memiliki minat besar terhadap perangkat premium dengan harga yang lebih terjangkau.
XPS 13 dengan prosesor Intel Core Series 3 dijadwalkan mulai tersedia dalam waktu dekat di Amerika Serikat.
Sementara varian dengan prosesor Intel Core Ultra Series 3 dan pilihan warna Storm akan menyusul pada musim panas tahun ini.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan