News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Semangat Tinggi Anak-Anak Suku Bajo Belajar Membaca di Atas Laut

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rumah Baca Bajo Bahari di Buton

‎Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, BUTON - ‎Anak-anak di Desa Bajo Bahari, Buton, Sulawesi Tenggara terlahir sebagai pengembara lautan ulung.

Mereka dikenal jago menyelam dalam waktu yang lama di dasar laut tanpa bantuan alat apapun. Mereka juga piawai mengendalikan sampan seorang diri untuk mencari ikan di laut.

Sayangnya, anak-anak di Desa Bajo Bahari sangat minim mengenyam pendidikan. Di dekat pemukiman mereka hanya tersedia sekolah dasar kelas satu hingga tiga.

Alhasil banyak anak-anak bahkan orang tua di Desa Bajo Bahari yang tidak bisa membaca tulis atau buta huruf.

Keadaan inilah yang menggerakkan hati Bhabinkamtibmas Polres Buton, Brigadir Al Muhalid ‎membantu memberantas buta huruf di sana.

"Saya mulai dengan buka perpustakaan keliling selanjutnya mengumpulkan anak-anak. Awalnya susah sekali karena mereka takut, apalagi saya pakai seragam," ujar Brigadir Al Muhalid, saat ditemui akhir pekan lalu, di Desa Bajo Bahari.

Brigadir Al Muhalid lalu ‎membagikan makanan ringan dan susu kemasan untuk memancing minat anak-anak.

Dengan cara itu anak-anak di Desa Bajo Bahari akhirnya bisa dirangkul dan diajarkan membaca.

Di bulan-bulan awal mengajarkan membaca khususnya mengenal huruf dilewati Brigadir Al Muhalid ‎dengan penuh kesabaran.

Kini anak-anak di Desa Bajo Bahari sudah banyak yang bisa membaca. Karena minat baca yang tinggi, Brigadir Al Muhalid kemudian mendirikan rumah baca dengan nama Rumah Baca Bajo Bahari.

Rumah tersebut terletak di tengah-tengah pemukiman warga yang sudah tertata di atas lautan.

Suku Bajo memang begitu cinta dengan lautan sehingga membangun rumah sendiri di atas laut. Suasana di sana juga bersih dan jauh dari bau amis layaknya perkampungan nelayan lain yang kotor.

Air laut di sana sangat jernih, banyak ikan-ikan kecil berenang bebas.

Di tengah pemukiman ada jalan kecil yang menghubungkanSetiap sore, Brigadir Al Muhalid rutin menyambangi rumah baca Bajo Bahari untuk mengajar anak-anak. dengan perkampungan warga di daratan.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini