Harga menginap di farm stay bervariasi, mulai dari AU$125 (sekira Rp1,2 jutaan) per malam, atau bahkan AU$21 (sekira Rp200 ribuan) jika memilih area perkemahan.
7. Bekerja atau Menjadi Relawan Saat Liburan
Jika ingin menghemat biaya perjalanan dalam jangka panjang, kamu bisa mencoba program Working Holiday Visa yang memungkinkan wisatawan berusia 18–30 tahun (hingga 35 tahun untuk beberapa negara) bekerja sambil menjelajahi Australia.
Alternatif lainnya adalah menjadi housesitter, yaitu menjaga rumah seseorang saat pemiliknya bepergian.
Platform seperti Aussie House Sitters dan Mindahome.com menyediakan daftar rumah yang bisa disewa gratis sebagai imbalan atas jasa menjaga rumah dan hewan peliharaan.
8. Bawa Sendiri Minuman Saat Makan di Restoran
Australia memiliki pajak alkohol yang tinggi, sehingga harga minuman beralkohol di restoran cenderung mahal.
Untuk menghemat, pilih restoran yang memperbolehkan membawa minuman sendiri (BYO atau Bring Your Own).
Biasanya restoran ini hanya mengenakan biaya corkage sekitar AU$3 (sekira Rp 30 ribuan) per botol.
Alternatif lain adalah memanfaatkan happy hour di bar dan pub, di mana harga minuman bisa jauh lebih murah.
9. Ikut Tur Kelompok untuk Hemat Biaya
Australia adalah negara yang sangat luas, dan bepergian ke tempat-tempat terpencil seperti Uluru atau Fraser Island bisa memakan biaya besar jika dilakukan sendiri.
Mengikuti tur kelompok bisa menjadi pilihan lebih hemat karena biaya transportasi, akomodasi, dan aktivitas sudah termasuk dalam paket.
Selain itu, agen perjalanan biasanya bisa mendapatkan harga lebih murah karena membeli dalam jumlah besar.
Dengan menerapkan tips di atas, kamu bisa menikmati liburan di Australia tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.
Ambar/Tribunnews
Baca tanpa iklan