News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

SDA Natuna Kaya Raya tapi Masyarakat Miskin

Editor: Iswidodo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ratusan warga Natuna demo menuntut dialiri air bersih di Kantor DPRD Natuna nyaris rusuh akibat dipukulnya seorang warga oleh petugas Satpol PP, Senin (22/02/2010)

Laporan Ricky Rinovsky dari Natuna

NATUNA
sebagai kabupaten dengan potensi SDA paling kaya di Indonesia tetapi kehidupan masyarakat masih miskin. Apalagi sekarang pendapatan asli daerah (APBD) masih tergantung dari dana bagi hasil (DBH) minyak dan gas.

Jika kondisi demikian tidak segera dibarengi dengan langkah-langkah strategis, termasuk pemberdayaan ekonomi kerakyatan maka Natuna akan makin tertinggal.  Dulu sebelum Anambas mekar dari Natuna, APBD Natuna masih Rp 1,9 triliun paling tinggi di provinsi Kepulauan Riau.

"Wilayah perbatasan di ujung utara Indonesia ini bila tidak segera mengambil langkah strategis meningkatkan PAD maka Natuna bakal makin terpuruk," kata Syafrizal Sofyan (43) tokoh pemuda Natuna di Ranai.

Ketika APBD mencapai Rp 1,9 triliun ternyata para stakeholder Natuna belum mampu memanfaatkan dana sebesar itu untuk membangkitkan ekonomi masyarakat Natuna.  

"Apakah stakeholder saat ini mampu membangkitkan kembali gelora pertumbuhan rill sebagaimana yang diharapkan masyarakat? Kita kuatir kejayaan itu tinggal kenangan dan Natuna bisa menjadi daerah termiskin," papar dia.

Tahun 2010 ini APBD Natuna hanya Rp 843 miliar yang terdiri dari PAD Rp 14,3 miliar dan pendapatan daerah yang lain yang sah Rp 17 Miliar. Untuk belanja sebesar Rp 482 miliar dan belanja tidak langsung sebesar Rp 361 miliar.

Selanjutnya, untuk Dana Perimbangan pada tahun 2010 sebesar Rp 547 miliar dan alokasi anggaran pembiayaan daerah yang didapatkan dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) APBD 2009 sebesar Rp 274 miliar serta Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 24 Miliar.

"Hingga detik ini masih banyak masyarakat yang belum merasakan megah dan mewahnya dana APBD yang digadang-gadang menembus Rp 1 triliun pada 2 tahun belakangan yang berhubungan langsung dengan pembangunan rill ekonomi rakyat,” tambahnya.

Untuk mewujudkan misi Natuna Mas 2020 harus diwujudkan dengan pembangunan SDM dengan memanfaatkan SDA Natuna yang melimpah di berbagai sektor. (editor widodo)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini