News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Negara Masih Lemah Lindungi Perempuan dari Kekerasan

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan Tribunners, Zohra Andi Baso, Aktivis Perempuan

TRIBUNNEWS.COM
- Forum Pemerhati Masalah Perempuan Sulawesi Selatan (Sulsel), hari ini, 8 Maret 2011 memperingati seratus tahun hari perempuan internasional. Peringatan hari perempuan internasional diisi oleh rangkaian kegiatan dan penggalangan dana untuk pemberdayaan Perempuan di Sulawesi Selatan .

Kegiatan penggalangan dana untuk pemberdayaan perempuan dilaksanakan atas kerjasama dengan Mall Ratu Indah yang akan dilangsukan selama setahun dengan mengevaluasinya setiap tiga bulan.

Peringatan hari perempuan Internasional ini dirayakan sebagai wujud kepedulian terhadap problematika yang dihadapi perempuan di Sulsel. Hal itu adalah terkait bahwa kaum perempuan di Sulsel masih menghadapi situasi ketidak adilan dalam kehidupannya. Korban kekerasan terhadap perempuan di ranah domestik makin bertambah dan modus operandinya makin beragam. Pada sisi lain kekerasan di ruang publik juga makin beragam di mana penanganan dari tingkat negara masih lemah.

Pada sisi lain, akibat diskriminasi terhadap perempuan, maka terjadi ketertinggalan pada kelompok perempuan seperti pendidikan, kesehatan, terjadi pemiskinan. Dan juga masih lemahnya penegakan hukum berdampak buruk terhadap perempuan. Disamping diskriminasi dan kekerasan terhadaap perempuan atas namaagama penting diwaspadai .

Untuk itu kami dalam rangka peringatan hari internasional perempuan hendaknya mendorong penguatan pada lembaga lembaga yang melakukan penegakan hak asasi perempuan. Disamping pentingnya tetap mendorong penguatan kapasitas kepada perempuan, termasuk pemahaman tentang modus kekerasan.
      
Hari perempuan Internasional ini dilaksanakan di seluruh dunia , sebagai peringatan tentang terbakarnya 140 orang perempuan dalam sebuah pabrik Industri di Denmar sekaligus peringatan atas berbagai keberhasilan perempuan dalam bidang sosial, ekonomi.
    
Untuk itu, Rahmiwati Agustini seorang panitia, mengajak seluruh masyarakat Sulsel memberikan dukungan penggalangan dana yang dilaksanakan di MaRi MallN.

Acara semacam ini juga dilaksanakan pada November hingga Desember yang disebut peringatan 16 H anti kekerasan terhadap perempuan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini