News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Film Innocence of Muslims

PCINU Maroko: Jangan Mudah Terprovokasi Film Murahan

Editor: Widiyabuana Slay
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) berunjuk rasa di depan Kedubes Amerika Serikat, Jakarta, menentang peredaran film Innocence of Muslims, Jumat (14/9/2012). Film mengenai Nabi Muhammad SAW yang dibuat oleh warga California, Amerika Serikat, Sam Bacile, dianggap melecehkan umat Islam, dan telah memicu serangan mematikan terhadap diplomat Amerika Serikat di Libia. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM - Umat Islam di dunia kembali dihadapkan dengan perbuatan yang membuat mereka geram dan tidak bisa tinggal diam. Bagaimana tidak? dengan beredarnya  film yang tidak bermutu “innocence of muslims  yang digagas oleh Sam Bacile ini jelas telah menghina dan melecehkan pribadi pemimpin mereka, Muhammad SAW yang merupakan rahmat bagi semesta alam.

 Film ini telah berhasil memancing emosi sebagian umat Islam di dunia, sehingga di sana-sini terjadi demontrasi yang diiringi dengan tindakan anarkhis, seperti yang terjadi di negara tetangga Libya.

 Mustasyar PCINU Maroko, Prabowo Wiratmoko Jati, dalam pertemuanya dengan  beberapa jajaran pengurus PCINU Maroko di kota Kinetra yang dihadiri oleh warga Nahdliyin di Maroko meminta agar tidak mudah terprovokasi oleh film murahan itu. Sebab hal itu akan menambah permasalahan baru. Apalagi dengan melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum.

 Dalam menyikapi film ini PCINU Maroko menolak dengan tegas pelecehan terhadap Rasulullah SAW dan umat Islam di dunia. PCINU Maroko sangat mengutuk kejahatan ini dan menuntut supaya hukum diberlakukan kepada orang yang telah berani melecehkan kesucian sebuah agama. Jika tidak demikian maka tindakan tersebut akan menambah kebencian kaum muslimin kepada Barat pada umumnya dan Amerika pada khususnya. Karena telah berani melecehkan kesucian agama Islam.

PCINU Maroko juga menuntut agar pelakunya segera ditangkap dan diadili. Pada saat yang sama PCINU Maroko juga menolak kekerasan dan pertumpahan darah yang timbul akibat pelecehan yang dilakukan beberapa orang terhadap Nabi Muhammad SAW. Biarlah hukum yang bertindak dan mengadili perbuatan keji itu.

 Karena dengan melakukan tindakan anarkhis—secara tidak sadar—telah menyalahi ajaran-ajaran luhur Nabi Muhammad.

 Namun jika umat Islam bisa mengambil hikmah di balik semua ini dan menghadapinya dengan baik. Dengan ini diharapkan agama lain akan simpati dan segan kepada Islam.

Terakhir, boleh kita marah atas nama Rasulullah asal dengan cara-cara Rasulullah. “Alghodob li Rasulillah bi akhlaq ar-Arrosulillah”.

*Penulis: Kusnadi El Ghezwa Koordinator Lajnah Talif wan-Nasyr PCINU Maroko.

TRIBUNNERS TERBARU


Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini