News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Pemilihan Gubernur DKI

Mengapa (harus) Jokowi

Editor: Rachmat Hidayat
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ratusan simpatisan lintas partai dan lintas agama di Kota Magelang menggelar doa bersama untuk pasangan calon Gubernur DKI Joko Widodo-Basuki (Jokowi-Ahok, Rabu (19/9/2012) malam. Aksi yang digelar di panggung seni Alun-alun Kota Magelang ini dilakukan untuk mendukung agar pasangan tersebut terpilih menjadi Gubernur DKI. Tribun Jogja/M Nur Huda

Dari aspek kapasitas, kapabilitas dan kredibilitas Jokowi sebagai Walikota Solo adalah kisah sukses yang hanya jadi milik segelintir politisi. Akan tetapi benar apa yang dinyatakan Jokowi dalam beberapa kesempatan di media massa, bahwa untuk sebuah jabatan --seperti halnya walikota atau gubernur-- tidak perlu dikejar dan dipaksakan. Dengan membangun komunikasi kepada semua kelompok dan golongan, membangun rasa percaya untuk memberikan pilihan politik, hadirnya kekuatan dukungan adalah sebuah keniscayaan.

Bagaimana pun juga --kesadaran kritis masyakarakat untuk mendapatkan pemimpin yang berkualitas semakin menguat, sementara kesadaran pemimpin seperti halnya Jokowi perlu dideseminasikan kepada lebih banyak calon pemimpin yang lain. Di sinilah sinergi gagasan tentang figur pemimpin ideal Jakarta dan keinginan Jokowi masuk ke persaingan DKI-1 menemukan relevansinya.

Berita Terkait: Pemilihan Gubernur DKI
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini