Dari aspek kapasitas, kapabilitas dan kredibilitas Jokowi sebagai Walikota Solo adalah kisah sukses yang hanya jadi milik segelintir politisi. Akan tetapi benar apa yang dinyatakan Jokowi dalam beberapa kesempatan di media massa, bahwa untuk sebuah jabatan --seperti halnya walikota atau gubernur-- tidak perlu dikejar dan dipaksakan. Dengan membangun komunikasi kepada semua kelompok dan golongan, membangun rasa percaya untuk memberikan pilihan politik, hadirnya kekuatan dukungan adalah sebuah keniscayaan.
Bagaimana pun juga --kesadaran kritis masyakarakat untuk mendapatkan pemimpin yang berkualitas semakin menguat, sementara kesadaran pemimpin seperti halnya Jokowi perlu dideseminasikan kepada lebih banyak calon pemimpin yang lain. Di sinilah sinergi gagasan tentang figur pemimpin ideal Jakarta dan keinginan Jokowi masuk ke persaingan DKI-1 menemukan relevansinya.
Baca tanpa iklan