Sebagai politisi yang matang, dia harus punya seribu nyawa. Tak apa mundur selangkah, tapi maju tiga langkah. Dengan mendukung pilkada langsung, ARB tak lagi menjadi musuh publik, Demokrat + PAN, dan pemerintah.
ARB pun bisa fokus menghadapi Golkar versi Agung Laksono dulu. Dengan pro pilkada langsung, publik akan netral atas konflik ARB vs Agung Laksono. Jika nanti Golkar ARB menang di pengadilan, ARB semakin tumbuh menjadi politisi yang sangat diperhitungkan.
UU Pilkada langsung segera menjadi hadiah tahun baru 2015 bagi publik luas. [BACA JUGA: Ruhut Nilai ARB Telat Mikir]
Denny JA
@DennyJA_WORLD
Baca tanpa iklan