News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Orang Agamais, Pastinya Pancasilais

Editor: Y Gustaman
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Ketua Lembaga Bahstul Masail PBNU KH Cholil Nafis.

Oleh: Cholil Nafis, Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail PBNU

Pancasila bukan agama, tetapi 'kesaktian'-nya terbukti dapat menyatukan agama-agama yang hidup dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). NKRI yang diraih dengan perjuangan dan pengorbanan telah memilih Pamcasila sebagai sikap bijak untuk mempersatukan dan menyejahterakan masyarakat.

Umat Muslim mayoritas telah merelakan egonya untuk berbagi kebaikan yang terkandung dalam ajaran Islam dan menyingkirkan potensi perpecahan yang mungkin timbul saat proklamasi kemerdekaan dan kehidupan berbangsa selanjutnya di bumi Indonesia (dar'u al-mafasid muqaddam 'ala jalbi al-mashalih).

Kewajiban anak bangsa Sekarang ini adalah memelihara kerukunan antarumat dan internal umat beragama juga memaksimalkan potensi diri untuk mengisi kemerdekaan yang digali dari spirit dan nilai-nilai agama. Agama yang luhur dan suci perlu di-bumi-kan untuk menjadi pijakan manusia yang penuh ambisi dan nafsu.

Kini Perjuangan anak bangsa Indonesia yang dinantikan adalah mengentaskan kebodohan dan kemiskinan serta mengupayakan sumber daya alam sepenuhnya untuk rakyat Indonesia.

Pancasila tak perlu dipertentangkan apalagi dibenturkan dengan ajaran agama. Sebab agama lebih luas cakupannya dan komprehensif. Sedangkan Pancasila adalah kebutuhan sebagai falsafah dan dasar negara. Orang yang agamis pastinya adalah pancasilais.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini