News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Mie Ongklok Lengkapi Wisata di Dieng

Penulis: Hani Nurlina
Editor: Yulis Sulistyawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kuliner Khas Wonosobo

TRIBUNNEWS.COM - Libur panjang kali ini banyak wisatawan yang memilih  Dieng sebagai salah satu tempat tujuan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman dekat.

Tidak hanya mengeksplorasi keindahan alam saja, tetapi alangkah lengkap apabila anda juga menjelajah kuliner khas dari daerah tersebut. Dieng termasuk dalam kabupaten Wonosobo yang terkenal dengan produksi carica, namun siapa sangka bahwa disana anda juga bisa mencicipi hidangan mie khas kabupaten Wonosobo yaitu mie Ongklok.

Mie Ongklok adalah mie rebus khas Wonosobo yang memiliki cara memasak, penyajian dan rasa yang unik serta menggugah selera. Salah satu warung terkenal dan merupakan warung pelopor mie Ongklok adalah warung “Mie Ongklok Longkrang” yang bertempat di Jalan Pasukan Ronggolawe no. 14 Wonosobo.

Menurut penuturan warga sekitar, Mie Ongklok Longkrang ini sudah tersebar luas kelezatannya di Asia, Amerika, dan Eropa. Hal ini menyebar dari mulut ke mulut oleh para pendaki maupun wisatawan umum lainnya. Jangan heran, bapak Susilo Bambang Yudhoyono juga menyukai kuliner khas Wonosobo ini.

Mengapa disebut Mie Ongklok? Karena mie ini sendiri dimasak dengan cara dicelup – celupkan kedalam air mendidih dengan menggunakan ongklok yaitu semacam keranjang kecil dari anyaman bambu yang dipakai untuk merebus mie. Mie rebus ini dimasak dengan racikan kol dan daun kucai.

Dua macam sayuran ini adalah sayuran khas Wonosobo yang kebetulan daun kucai juga memiliki manfaat untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Setelah dijadikan satu, mie dan racikan sayuran itu dicelup – celupkan kedalam air mendidih hingga masak, kemudian ditaruh di mangkuk dan diguyur kuah. Yang menarik dari kuah ini yaitu bentuknya yang kental karena terbuat dari kanji/pati yang dicampur dengan gula jawa, ebi, dan rempah.

Sebagai pelengkap, diatas mie yang siap disantap diberi merica dan bawang goring. Apabila ingin merasakan sensasi pedas saat menyantap hidangan ini, anda bisa menambahkan sendiri cabe rawit yang telah ditumbuk kasar.

Penyajian Mie Ongklok khas Wonosobo ini biasanya didampingi dengan sate sapi, tempe kemul (mendoan) dan geblek (makanan terbuat dari singkong yang teksturnya kenyal menyerupai aci goring).

Anda akan merasakan sensasi kelezatan Mie Ongklok karena perpaduan kuah kental manis, rempah – rempah dan ebi yang begitu pas di lidah. Sate sapi yang empuk disertai tempe kemul yang renyah melengkapi kelezatan mie.

Hanya dengan merogoh kocek tidak lebih dari Rp 10.000,00 anda sudah bisa menikmati semangkuk kelezatan kuliner khas Wonosobo ini. Jadi,apakah anda masih mau melewatkan rasa kuah yang khas Mie Ongklok asli Wonosobo saat liburan ini?

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini