Sementara itu dari Pihak Samsung sendiri menyatakan bahwa Rentetan insiden yang terjadi pada Galaxy Note 7 versi asli maupun pengganti nyatanya tidak serta merta menjadikan Perusahaan Samsung berada dalam kondisi yang terpuruk.
Laporan keuangan yang dirilis pada kuartal ketiga tahun 2016 ini justru menunjukkan fakta sebaliknya, Samsung mengalami adanya peningkatan keuntungan bagi perusahaan.
Samsung memprediksi hingga akhir kuartal tiga tahun 2016 bisa mencatatkan keuntungan sebesar 7,8 Triliun Won atau setara dengan Rp 91 Triliun. Jumlah ini disebutkan oleh Samsung diperoleh dari total penjualan ponsel yang diprediksi bisa mencapai 49 Triliun Won atau sekitar Rp 572 Triliun.
Jika dibandingkan dengan tahun lalu angka tersebut meningkat signifikan sekitar 4 miliar Won (setara Rp46 miliar) di periode yang sama. [DT]
Baca Juga: Singapura Mengahadirkan Taksi Tanpa Kemudi
Baca tanpa iklan