Secara religius, iman seorang manusia itu turun naik. Demikian juga moralnya, sangat dipengaruhi oleh proses kehidupan psikologisnya yang berubah-ubah dari waktu ke waktu.
Keseimbangan dalam kekuasaan pun akan terjadi secara harmoni jika mekanisme "check and balance" terjadi dengan baik.
Di sinilah peran para pengawas jelas menjadi sentranya.
Paradigma berpikir tentang pengawasan ini seyogianya sudah harus menjadi agenda terdepan dalam gerakan Revolusi Mental.
Pengawas juga tidak terlepas menjadi obyek pengawasan lembaga lain yang mengawasi.
Sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan hak dan wewenang si Pengawas tersebut.
Semoga paradigma berpikir ini dapat memberikan cara pandang baru bagi penerapan tata kelola Pemerintahan, Lembaga atau pun Organisasi secara baik.
Ingat "Power tends to corrupt, absolute power corrupts absolutely".
Baca tanpa iklan