TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua hari menjelang berakhirnya masa libur lebaran, pada Senin (18/06/2018) atau tepatnya pada H + 4 lebaran, Kapolri Jenderal Pol, Tito Karnavian, beserta pejabat Mabes Polri melaksanakan peninjauan di Pos Pelayanan Terpadu Cikopo Jawa Barat.
Kegiatan ini bertujuan untuk monitoring arus balik Lebaran Tahun 2018, terutama bagi para pemudik yang menggunakan jalur darat.
Baca: Jasa Raharja Bayarkan Santunan Korban Kecelakaan maut di Nagan Raya
Dalam kegiatan ini Kapolri didampingi oleh beberapa pejabat utama Mabes Polri antara lain, Asops Kapolri, Deden Juhara, Karo Provost Divpropam Polri Brigjen Pol Refdi Andri, dan Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis.
Baca: Teknologi VAR Bantu Swedia Menang 1-0 atas Korea Selatan
Kapolri beserta rombongan tiba di Pos Terpadu Cikopo Km 72, pada pukul 14.30 WIB.
Pada kegiatan tersebut Kapolri menerima paparan dari 3 kapolda, yaitu kapolda Jawa Barat, kapolda Jawa Tengah, dan kapolda Metro Jaya tentang kondisi terkini, terutama terkait lalu lintas pada arus balik serta langkah antisipasi yang telah disiapkan sesuai dengan kerawanan di daerahnya masing-masing.
Demi memaksimalkan paparan dan arahannya, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, menyiarkan kegiatan ini secara langsung melalui video conference yang disaksikan oleh seluruh jajaran Kepolisian Polda Jawa Tengah, Jawa Barat dan Metro Jaya.
Diawal arahannya Kapolri menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi dengan isyarat 4 Jempol kepada Polri dan stakeholder terkait yang berwenang dalam pengamanan serta pengaturan arus mudik.
Apresiasi tersebut terkait dengan adanya diskresi satu arah di beberapa tempat untuk mengurai kemacetan yang bersifat dinamis sesuai dengan kondisi arus kepadatan.
Selain itu, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, menjelaskan bahwa secara umum arus balik sudah dimulai, namun kondisi arus lalu lintas masih tampak normal meskipun terjadi kepadatan di beberapa lokasi.
Berdasarkan hasil pantauan terkini maka prediksi arus balik pada gelombang pertama akan di mulai pada malam ini 18-20 Juni 2018, sedangkan gelombang kedua akan terjadi pada hari akhir pekan yaitu tanggal 23-24 Juni 2018.
Beberapa cara bertindak yang dilakukan dengan menerapkan kebijakan satu arah, kontra flow dan pemberlakuan tarif gratis di beberapa pintu tol yang jalan nasionalnya mengalami kepadatan panjang.
Selain itu, kapolri juga menegaskan agar memanfaatkan patroli sepeda motor untuk mengurai kemacetan di beberapa ruas dalam tol yang diakibatkan banyaknya pengendara yang memanfaatkan rest area maupun terjadinya laka lantas.
Tercatat jumlah laka lantas pada tahun 2018 menurun 30% dan laka lantas yang mengakibatkan meninggal dunia turun sebanyak 56% , Kejahatan menonjol (curas, curat, curas senpi) turun sebanyak 12,78% dibadingkan dengan tahun 2017 lalu.
Hingga saat ini kapolri berserta rombongan masih berada di Posko Terpadu untuk memonitor arus balik secara langsung.