News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Pelantikan Jokowi & Maruf Amin

JK Sang Juru Damai

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jusuf Kalla membacakan surat untuk istrinya Mufidah Jusuf Kalla pada Peringatan 50 Tahun pernikahan mereka, tahun 2017. Jusuf Kalla JK Butuh 3 Hari untuk Tulis Surat buat Mufidah JK: Orang Bugis Itu Tak Bisa Romantis.

TANGGAL 20 Oktober ini berakhirlah sudah tugas Bapak Jusuf Kalla atau yang lebih dikenal dengan sebutan JK sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia.

Sebuah posisi yang tidak saja dijabat dengan baik. Tapi sekaligus bersejarah.

Karena baru kali ini dalam sejarah Indonesia ada seorang putra bangsa yang menjabat Wakil Presiden dua kali di bawah dua Presiden yang berbeda.

Tentu tidak mudah menggambarkan sosok seorang JK dalam sebuah tulisan singkat.

Beliau adalah sosok “multi talented”. Beliau adalah pebisnis yang sukses, politisi ulung, budayawan yang peduli, tapi juga pelaku sosial dan agamawan yang sepenuh hati.

Di Sulsel dan daerah Indonesia bagian timur secara umum, bahkan jauh sebelum terjun ke dunia politik, beliau sudah dikenal sebagai sosok saudagar dan pelaku sosial yang terkemuka.

Sosok keluarga Kalla di Sulsel sangat kental dalam kombinasi agama dan bisnisnya.

Di era reformasilah nampaknya Pak JK semakin mendapat kesempatan untuk membuka sayap, tidak saja dalam bisnis dan sosial keagamaan.

Tapi sekaligus terjun secara langsung dalam politik praktis dalam skala yang lebih besar, skala perpolitikan nasional.

Kali ini saya akan mencoba fokus pada kerja nyata dan keberhasilan JK dalam menyelesaikan beberapa konflik nasional dan regional.

Baca: YLBHI Ungkap Motif Penyerangan Kantor LBH Medan

Bahkan JK sesungguhnya telah menginisiasi upaya perdamaian global dengan berusaha mempertemukan faksi-faksi yang bertikai dan saling membantai di Afghanistan.

Di dalam negeri JK berhasil menyelesaikan beberapa konflik yang cukup parah dan mengancam keutuhan bangsa dan NKRI.

Kita ingat bahwa pasca reformasi di tahun 1998, dan dengan terbukanya krang-krang kebebasan terjadi gesekan-gesekan sosial yang cukup parah dan mengkhawatirkan.

Di Maluku warga yang selama ini bertahun-tahun tidak pernah saling mengusik (mengganggu) tiba-tiba saling bermusuhan bahkan saling membunuh.

Dan yang paling mudah dieksploitasi untuk menumbuhkan kebencian dan konflik ini adalah isu agama.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini