Doni Monardo berkiprah sebagai prajurit. Dengan moto Kopassus "Berani, Benar, dan Berhasil" Doni--seperti halnya prajurit lain--berpindah-pindah tempat tugas.
Demikian pula Egy Massadiah. Meniti karier kewartawanan, menulis buku, aktif di Teater Mandiri pimpinan Putu Wijaya, bermain film hingga memproduksi film layar lebar.
Bukan itu saja, Egy juga sempat juga menjajal dunia politik dan merambah dunia bisnis.
Bak takdir yang sudah tersurat, keduanya toh akhirnya dipertemukan kembali di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Komunikasi lewat telepon, kemudian musim Blackberry, musim sms, sampai WA tidak pernah terputus. Dan foto-foto itu kini menjadi sarat makna," ujar Egy mengomentari munculnya foto-foto lamanya.
Sudah setahun lebih, pertemanan lama itu bahkan dikukuhkan menjadi kerja bersama untuk nusa dan bangsa.
Di BNPB, Egy diminta mendampingi Doni sebagai Tenaga Ahli bidang Media.
Demikian pula, ketika Doni Monardo ditunjuk menjadi Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Egy masuk pula sebagai anggota satgas. (*/Roso Daras)
Baca tanpa iklan