Masa depan harus diberikan kepada generasi penerus. Sehingga kepengurusan organisasi bersama ini di jajaran Tanfidziyah (Eksekutif) penting sekali dipimpin oleh sarjana muda yang berpengalaman dan berproses organisasi di Timur Tengah sana. Sementara para senior harus menjadi pemandu, komando, dewan pembina, dewan musytasyar, atau sejenisnya, guna melahirkan generasi muda yaang handal dan muncul kepermukaan sebagai proses regenerasi . Untuk meraih masa depan tersebut, sinergi antar alumni lintas generasi menjadi kata kunci kesuksesan. Inilah saat yang tepat alumni timur tengah untuk move on dari keadan, dalam rangka meraih kesuksesan secara besama-sama dengan "jama'ah dan Jamiyyah ! wallahu 'alam bissowab.
*Penulis adalah alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015.
Baca tanpa iklan