News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Mutasi Ganda Virus Covid-19

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Prof Tjandra Yoga Aditama - Guru Besar FKUI & Universitas YARSI.  - Mantan Direktur Penyakit Menular WHO SEARO dan Mantan Dirjen Pengendalian Penyakit & Kepala Badan Litbangkes Kemenkes RI

Hal lain yang juga perlu dapat perhatian adalah bahwa varian Afrika Selatan (apalagi kalau bersama dengan varian B.1.17) dapat membuat reinfeksi (infeksi ulangan) lebih mudah terjadi, pada orang yang tadinya sudah terinfeksi COVID-19 oleh virus yang belum bermutasi.

Sehubungan dengan berbagai mutasi yang terjadi maka pada Januari 2021 WHO Eropa menyampaikan tiga himbauan.

Pertama, melakukan investigasi mendalam kalau ada kejadian luarbiasa penularan yang ccepat di masyarakat dan atau kejadian penyakit berat yang tidak diperkirakan sebelumnya.

Ke dua, secara sistematik meningkatkan jumlah sekuensing yang dilakukan pada subset tertentu infeksi virus SARS-CoV-2, dan menggunakan data yang didapat untuk melakukan tindakan kesehatan masyarakat yang harus dilakukan segera.

Hal ketiga adalah membagikan data ini dengan negara lain agar kita semua dapat lebih memahami dan mengantisipasi bagaimana sebenarnya pola penyebaran varian baru ini di masyarakat.

COVID-19 masih terus menjadi masalah kesehatan masyarakat dunia dan juga di negara kita. Berbagai perkembangam baru, termasuk mutasi ini, perlu diantisipasi agar program pengendalian dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien.

Mutasi seperti yang terjadi di Inggris sudah dilaporkan oleh beberapa negara tetangga kita di ASEAN, dan kita tentu perlu waspada serta perlu meningkatkan surveilan sekuensing genomik dengan sistematik untuk mengantisipasi hal ini.(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini