News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Covid-19 dan Lansia, Kelompok Usia yang Paling Banyak Terpapar

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Prof Tjandra Yoga Aditama - Guru Besar FKUI & Universitas YARSI.  - Mantan Direktur Penyakit Menular WHO SEARO dan Mantan Dirjen Pengendalian Penyakit & Kepala Badan Litbangkes Kemenkes RI

Anjurannya adalah sedikitnya satu kali dalam setahun, dan kalau ada penyakit tertentu maka bisa saja kontrol lebih sering sesuai anjuran dokter yang menanganinya.

Kalau pakai analogi mobil dan sepeda motor di atas, kalau kita selalu tepat waktu menservis kendaraan sesuai kilometer tertentu maka tentunya kita harus lebih ketat lagi untuk cek kesehatan secara berkala pula.

Hal ke tiga, kalau diberi obat untuk dimakan rutin sesuai penyakit yg ada, dan sebagian besar lansia memang ada penyakit tertentu, maka obat-obatan ini harus di konsumsi secara disiplin, mungkin ada yg perlu setiap hari dll.

Selalu informasikan ke dokter tentang apa obat yang rutin dikonsumsi, untuk evaluasi/perubahan kalau diperlukan. Hal ke empat tentunya adalah  selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat, makan bergizi, olahraga teratur, istirahat cukup, kelola stress dll.

Tentu juga harus menghindarkan kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok, apalagi 31 Mei adalah Hari Tanpa Tembakau Sedunia, “World No Tobacco Day”.

Hal ke lima, tentu para semua lansia kita harus segera mendapat vaksin. Seluruh lapisan masyarakat perlu membantu agar ini dapat segera terwujud karena ini merupakan salah satu prioritas penting sekarang.

Di sisi lain, kalau kaum lansia ada keluhan sejalan dengan kemungkinan COVID-19 seperti demam, batuk dll. maka harus segera cek dan konsultasi ke fasilitas pelayanan kesesehatan yang ada.(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini