News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Trembesi, Hikayat Abadi Djarum dan Doni Monardo

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Satu pohon trembesi mendapat peluk dan tepuk hangat Doni Monardo, mewakili ribuan trembesi yang menghijaukan jalur Pantura Jawa Tengah itu.

"Jadi, pohon yang bapak peluk tadi, itu kami tanam tahun 2010. Djarum Foundation juga merawat pohon-pohon ini. Ada mobil khusus yang kami gunakan untuk memotong dahan dan ranting. Hasil potongan dahan dan ranting trembesi itu lalu kami olah menjadi bahan kompos," papar Aldi.

Ditambahkan, sejak tahun 2010 hingga 2015, Djarum Trees For Life telah berhasil menanam 41.758 pohon trembesi di jalur Pantai Utara Pulau Jawa, dan melakukan perawatan terhadap seluruh pohon.

Selain itu, di awal tahun 2016, Djarum Trees For Life berkomitmen menanam 20.000 pohon trembesi di jalur lingkar Pulau Madura.

Bukan hanya itu. Djarum Trees For Life juga menanam trembesi di ruas jalan tol Cipali sebanyak 12.979 batang.

"Kami harap bisa menjadi ruang terbuka hijau di ruas tol Cipali," kata Aldi.

Program itu akan dilanjutkan ke sepanjang jalan tol trans Jawa, dan ke depan, juga sudah direnanakan untuk menanam trembesi di sepanjang jalur tol Trans Sumatera.

Aksi lingkungan lain yang dilakukan Djarum Foundation adalah konservasi lereng Gunung Muria.

Konservasi dimaksud menjaga keseimbangan ekosistem hutan dan mencegah bencana alam akibat penggundulan hutan. Sejak 2006, Djarum telah menanam lebih dari 56.350 pohon bermacam jenis.

Baca juga: “Bapak Air”, Pangkostrad Maruli Serta Pengakuan Doni Monardo

Gerimis menebal. Doni dan rombongan memasuki bus. Paparan dilanjutkan di dalam kabin bus dalam lanjutan sisa perjalanan ke komplek PT Djarum Kudus.

Di kantor utama PT Djarum Kudus lantai 2, telah siap ruang video-conference antara Doni Monardo (dan staf PPAD).
Chief Operating Officer PT Djarum, Victor Rachmad Hartono tengah berada di luar negeri, mendampingi pengobatan orang tuanya.

Orang tua Victor merupakan generasi kedua perusahaan rokok yang didirikan oleh Oei Wie Gwan pada 21 April 1951 di Kudus, Jawa Tengah.

Peralihan generasi pertama Djarum ke generasi kedua terjadi pada 1963 setelah Oei Wie Gwan meninggal.

Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono, anak Oei Wie Gwan, melanjutkan bisnis ayahnya tersebut.

Rapat PPAD dengan Djarum siang itu juga dihadiri jajaran pimpinan dan staf PT Djarum. Tampak di antara mereka Yan Haryadi Susanto.

Doni Monardo yang mendapat kesempatan pertama berbicara, bernostalgia ke moment penting tahun 2010 – 2011 ketika ia menjabat Danrem 061/Surya Kencana, Bogor.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini