Di sisi lain, elektabilitas Ganjar selalu berkibar. Ia selalu berada di tiga besar dalam berbagai survei lembaga kredibel bersama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Bahkan di kalangan milenial, elektabilitas Ganjar teratas.
Sayangnya, Ganjar cuma anak ideologis Megawati, bukan anak biologisnya.
Jika pertarungan antara Nasdem, Demokrat dan PKS sama-sama kuatnya atau “padhajayanya”, serta Anies dan Nasdem pun ngotot tak mau mengakomodasi AHY atau Aher, maka hampir dapat dipastikan Koalisi Perubahan akan musykil dibentuk.
Anies pun akan “magabathanga” karena tidak bisa mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai capres atau peserta Pemilu 2024.
Begitu pun pertarungan internal PDIP jika sampai menjelang pendaftaran capres nanti masih sama-sama kuat atau “padhajayanya”, maka partai berlambang banteng itu tidak tertutup kemungkinan akan “magabathanga”.
Prabowo mungkin akan muncul sebagai kuda hitam!
Baca tanpa iklan