News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Indonesia dan Turkiye, Bahasa Inggris dan Kesenjangan Sosial

Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PENGGUNAAN BAHASA INGGRIS - Dokumentasi foto Faiz Arhasy, Awardee Turkiye Burslari Scholarship, yang diterima Tribunnews pada Rabu (29/1/2025). Menurut Arhasy, jika dilihat dalam kehidupan sehari-hari penggunaan bahasa Inggris di Turkiye hampir bisa dikatakan sama dengan di Indonesia.

Oleh: Faiz Arhasy, Awardee Turkiye Burslari Scholarship

MAYORITAS warga negara Indonesia yang datang ke Turkiye berekspektasi bahwa ramai masyarakat Turkiye yang mahir dalam berbahasa Inggris.

Wajar saja, Turkiye yang secara geografis masuk ke wilayah Eropa dan juga sering menjalin interaksi dengan bangsa barat sejak lama merupakan salah satu faktornya.

Leluhur bangsa Turkiye yang pernah menciptakan Turkiye sebagai pusat peradaban keilmuan dan negara Turkiye yang termasuk salah satu negara maju juga seharusnya menjadi alasan bahasa Inggris tidak asing lagi di negara Turkiye.

Akan tetapi tidak pada kenyataannya.

Jarang kita menjumpai masyarakat Turkiye yang mahir dalam berbahasa Inggris.

Dengan segala keunggulan dan track record yang dimilikinya tentu saja ini menjadi sebuah fakta yang mengejutkan. Bahkan, jarang pula ditemukan mahasiswa Turkiye yang mahir berbahasa Inggris di bangku perkuliahan.

Kurikulum mata kuliah bahasa Inggris di tingkat perkuliahan di Turkiye sama dengan kurikulum bahasa Inggris di sekolah dasar di Indonesia.

Akibatnya paradigma yang muncul dikalangan masyarakat Indonesia yang pernah ke Turkiye terutama kalangan pelajar menganggap bahwa kemampuan bahasa Inggris masyarakat Indonesia di atas masyarakat Turkiye.

Akan tetapi, berdasarkan survei dari EF English Profiency Index dalam 5 tahun terakhir Turkiye menempati posisi di atas Indonesia dalam kemampuan berbahasa Inggris.

Termasuk survei tahun 2024 yang baru di rilis pada 13 November 2024 lalu. Dari 116 negara Turkiye menempati posisi 65 dengan perolehan skor 497 sedangkan Indonesia menempati posisi 80 dengan perolehan skor 468.

Survei ini tentu saja mengejutkan bagi masyarakat Indonesia yang pernah ke Turkiye khususnya kalangan pelajar Indonesia di Turkiye.

Bagaimana tidak ? Fakta yang sering terjadi di lapangan adalah jarang pelajar Indonesia di Turkiye bertemu orang Turkiye yang mahir dalam berbahasa Inggris. Dan tentunya ini menjadi topik yang menarik untuk diulas.

Jika dilihat dalam kehidupan sehari-hari penggunaan bahasa Inggris di Turkiye hampir bisa dikatakan sama dengan di Indonesia.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini